logo rilis
Militer AS Tetap di Suriah hingga Tiga Misi Ini Tercapai
Kontributor
Syahrain F.
16 April 2018, 16:53 WIB
Militer AS Tetap di Suriah hingga Tiga Misi Ini Tercapai
Ekor dari serangan roket Amerika Serikat tampak di langit Damaskus, Suriah, pada Sabtu (14/4/2018). FOTO: AP/Hassan Ammar

RILIS.ID, Banda Aceh— Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB memaparkan tiga tujuan AS di Suriah usai melancarkan serangan udara ke situs nuklir yang dikuasai rezim Bashar al-Assad.

"Pertama, Presiden (Trump) sudah dengan sangat jelas menyatakan bahwa kita tidak bisa menggunakan senjata kimia di mana pun, dan kami akan terus memeranginya dengan berbagai cara untuk melindungi kepentingan Amerika," kata Nikki Haley kepada CBS News, kemarin (15/4/2018).

“Kedua, kami ingin memastikan mereka memahami bahwa ISIS (Daesh) harus dikalahkan sepenuhnya. Ketiga, kami ingin memastikan bahwa pengaruh Iran tidak akan mendominasi wilayah tersebut,” tambah dia.

Haley juga menegaskan, serangan ke Suriah pada Sabtu lalu bukan deklarasi perang terhadap Suriah.

“Perang adalah hal terakhir yang ada dalam benak presiden. Kami tidak ingin membunuh orang. Kami hanya ingin mendeklarasikan bahwa mereka harus menghentikan program senjata kimia," ungkap dia.

Sanksi untuk Rusia

Melansir dari kantor berita Anadolu Agency, Haley juga mengumumkan rencana AS untuk menjatuhkan sanksi baru ke Rusia karena krisis Suriah. Selain sanksi yang sudah ada, yaitu karena aneksasi Ukraina dan dugaan keterlibatan dalam pemilihan presiden AS.

Menteri Keuangan AS diperkirakan akan mengumumkannya pada hari ini (16/4), dan mereka akan mendatangi perusahaan apa saja yang berurusan dengan persenjataan Assad dan penggunaan senjata kimia.

AS, Inggris, dan Prancis pada Sabtu pagi melancarkan serangan udara ke fasilitas senjata kimia milik rezim Assad di Suriah. 

Serangan tersebut dilakukan setelah rezim Assad diduga melakukan serangan kimia di Douma, Suriah, yang menewaskan 78 warga sipil dan melukai ratusan lainnya.

Editor: Elvi R


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)