logo rilis
Milisi 'Tentara Salib' Dihukum Seumur Hidup atas Rencana Bom Masjid
Kontributor
Syahrain F.
19 April 2018, 16:51 WIB
Milisi 'Tentara Salib' Dihukum Seumur Hidup atas Rencana Bom Masjid
(Ki-ka) Gavin Wright, Curtis Allen, dan Patrick Stein. FOTO: Dok. Kantor Sherriff Sedgwick County

RILIS.ID, Kansas— Tiga warga negara Amerika Serikat (AS) yang tergabung dalam kelompok yang bernama Tentara Salib dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman seumur hidup atas upaya pengeboman sebuah masjid dan apartemen di Negara Bagian Kansas.

Curtis Allen (50), Gavin Wright (49), dan Patrick Eugene (49) telah siap dengan senjata dan bom guna meledakkan sebuah masjid dan kompleks apartemen yang dipenuhi komunitas Muslim Somalia pada November 2016 lalu--sebulan sebelum pelaksanaan Pilpres AS.

Namun, aksi mereka tercium oleh FBI dan berhasil digagalkan.

Jika tidak, empat mobil berjenis van yang penuh dengan bom akan diledakan di lokasi target. 

Trio yang terinspirasi dengan romantisme Perang Salib itu menjalani sebulan persidangan dan dinyatakan bersalah atas tindakan "konspirasi pengrusakan massal dengan senjata" dan "konspirasi melanggar hak-hak sipil". 

Melansir dari BBC, tim kuasa hukum para terdakwa mengakui, kliennya memandang Muslim layaknya seperti 'kecoa'. 

"Tujuan utama mereka adalah untuk membangunkan dan membantai semua orang, baik perempuan dan anak-anak yang berada di bangunan itu," kata Asisten Jaksa Pengadilan AS Anthony Mattivi.

Berbeda dengan kasus-kasus pengeboman dan serangan yang dituduhkan ke kelompok Muslim, meski ketiganya telah dijatuhi hukuman seumur hidup namun terbebas dari dakwaan tindak terorisme.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)