logo rilis
Meski dari AU, Panglima Tetap Berpeluang Jadi Cawapres
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
04 Mei 2018, 19:22 WIB
Meski dari AU, Panglima Tetap Berpeluang Jadi Cawapres
Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Gatot Nurmantyo. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, disebut-sebut berpeluang menjadi calon wakil Presiden Joko Widodo di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. 

Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Jakarta, Hendri Satrio, mengatakan latar belakang TNI Angkatan Udara tak menjadi penghalang peluang Hadi dipilih oleh Jokowi.

"Enggak (menutup peluang). Semuanya masih berpeluang. Termasuk Pak Hadi," kata Hendri kepada rilis.id, Jumat (4/5/2018).

Peluang Hadi, ujar Hendri, sama seperti tokoh lainnya yang saat ini disebut-sebut sebagai kandidat cawapres Jokowi. Termasuk mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo dan juga Moeldoko yang latar belakangnya dari TNI Angkatan Darat.

"Peluangnya sama dengan yang lain. Enggak ada gara-gara AU terus kecil peluangnya," paparnya.

Sebelumnya, Ketua Pusat Studi Politik dan Keamanan (PSPK) Universiras Padjadjaran, Bandung, Muradi menilai, perlunya Jokowi mempertimbangkan sejumlah figur sebagai cawapresnya. Termasuk juga nama Hadi Tjahjanto. 

"Semua figur memungkinkan untuk dicalonkan, termasuk Pak Hadi. Selama mememenuhi kualifikasi administrasi dan kecakapan," ujarnya. 

Untuk diketahui, Hadi Tjahjanto merupakan perwira tinggi TNI AU lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) 1986. Sebelum menjabat Panglima TNI dan KSAU, Hadi merupakan Irjen Kemhan dan juga pernah menjadi Sekretaris Militer Kepresidenan. 

Kedekatan Hadi dengan Jokowi disebut-sebut menjadi salah satu peluang dipilihnya mantan Kepala Dinas Penerangan TNI AU itu sebagai pendamping Jokowi di 2019 mendatang.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)