Home » Tren

Menyelami Sejarah Lagu Indonesia Raya dalam Film Wage

print this page Selasa, 7/11/2017 | 14:37

FIlm Wage. FOTO: Instagram/@filmwage.

RILIS.ID, Jakarta— Lagu Indonesia Raya, simbol dan identitas bangsa yang selalu berkumandang di negeri tercinta. Lagu yang jadi kebanggaan seluruh rakyat Tanah Air.

Beruntungnya, sejarah lagu kebangsaan Indonesia sekaligus penciptanya, WR Supratman, tak hanya bisa Anda pelajari dengan membaca buku sejarah. Tapi, mulai 9 November 2017, riwayat WR Supratman dan lagu ciptaannya, Indonesia Raya, segera bisa Anda saksikan di bioskop melalui tayangan berjudul Wage.

Lagu kebangsaan Indonesia Raya adalah simbol dan identitas bangsa semenjak mula pertama berkumandang berbarengan dengan bergemanya ikrar Sumpah Pemuda, momentum 28 Oktober 1928 yang merupakan perwujudan dari kebangkitan kesadaran perlawanan terhadap penjajah secara nasional. Kesadaran melawan penjajah secara bersama-sama sebagai satu bangsa, Indonesia Raya. Kesadaran untuk tidak lagi berbasis kedaerahan, kesukuan maupun keagamaan.

"Aku harus ikut berjuang untuk kemerdekaan bangsa ini dengan lagu dan biolaku. Untuk itu, aku pun harus terlibat langsung dalam pergerakan bangsa ini". Demikian semangat membara dalam diri seorang WR Supratman.

Wage Rudolf Supratman, seorang pemuda yang menemukan jati dirinya berada di tengah sandiwara politik, buah dari ratusan tahun penjajahan yang mengakar di Indonesia. Tak ada perikemanusiaan dan perikeadilan yang mempertegas batas antar kasta dan strata masyarakat di negerinya.

Menurut Ahli Ilmu Budaya dari Universitas Indonesia, Bondan Kanumoyoso, film Wage bisa mengkomunikasikan sejarah dengan bahasa kekinian. Itulah komentar yang diucapnya setelah menyaksikan lebih dulu film Wage.

"Bagi saya kalau ada film yang bisa menyentuh batin saya dan saya sampai meneteskan air mata, berarti itu film bagus. Dan saya berulang kali menangis saat menonton," ucap Sukmawati Soekarno Putri mengenai film Wage dikutip dari akun Instagram @film_indonesia.

Lalu adegan dan cerita seperti apa yang menyebabkan Sukmawati sampai menangis? Temukan jawabannya di bioskop Indonesia pada 9 November 2017 mendatang.

Penulis Ning Triasih

Tags:

WR SupratmanFilm WageLagu Indonesia Raya

loading...