logo rilis
Menyamakan Jokowi-Nazib Rajak, Pernyataan Sandi Dinilai Tak Etis
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
28 Mei 2018, 21:25 WIB
Menyamakan Jokowi-Nazib Rajak, Pernyataan Sandi Dinilai Tak Etis
Presiden Jokowi di Jakarta. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo menilai, pernyataan Waki Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno dengan mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Nazib Rajak, sama sekali tidak etis.

"Kami cukup terkejut. Seorang wagub, wakil pemerintah pusat di daerah menyampaikan pernyataan oposisi," kata Tjahjo di Kantor Kemendagri Jakarta pada Senin (28/5/2018).

Menurut dia, meski beda pilihan Presiden atau partai politik (parpol), tetap saja tidak pantas bagi Sandiaga Uno berkata seperti itu.

"Saya kira, seluruh gubernur atau wakil gubernur di Indonesia, tidak ada yang buat pernyataan atau sikap seperti itu," tambah Tjahjo.

Apalagi, ini membuat perbandingan yang dinilai tak ada relefansinya. Menurut dia, ini adalah urusan dalam negeri Malaysia. Tidak bisa dihubung-hubungkan dengan Jokowi.

"Saya kira ini ada unsur provokasi yang bersifat fitnah," ujar dia.

"Menurut saya wagub ini kurang etis menyatakan sikap begini ke Jokowi, kecuali kalau dia pimpinan partai politik, itu beda lagi," katanya.

Sebelumnya, Sandiaga Uno yang menyamakan kegagalan ekonomi pemerintahan Najib Razak di Malaysia dengan kondisi ekonomi Indonesia di bawah pemerintahan Jokowi.


500
komentar (0)