logo rilis
Menunggu Gebrakan 100 Hari Gubernur BI yang Baru
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
28 Maret 2018, 11:38 WIB
Menunggu Gebrakan 100 Hari Gubernur BI yang Baru
Anggota Komisi XI DPR RI, Faisol Riza. FOTO: Istimewa.

RILIS.ID, Jakarta— Menjelang fit and proper test Calon Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, Anggota Komisi XI DPR RI, Faisol Riza mengingatkan agar Perry fokus meningkatkan kinerja BI.

“Tiga tahun terakhir BI gagal membantu pemerintah mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi yang sudah ditetapkan sebagai akibat dari nilai tukar rupiah yang selalu meleset dari asumsi makro,” kata Faisol di Gedung DPR, Rabu (28/3/2018).

Masalahnya, sekarang ini adalah tahun politik, sehingga nilai tukar rupiah rentan tak stabil.

Kegagalan BI ini, lanjut Riza, karena paradigma pimpinan BI yang ingin bank sentral ini berposisi lebih independen, jadi enggan mengikuti kemauan pemerintah. Kebijakan BI inginnya mengikuti laju pasar uang.

“Tugas berat Gubernur BI yang baru adalah membantu pemerintah untuk mengembalikan nilai tukar rupiah pada asumsi makro pemerintah dalam APBN, yaitu di kisaran Rp13.400,” ujar dia.

Lonjakan nikai tukar rupiah saat ini, kata Faisol, tentu akan menekan APBN yang akan berdampak luas, termasuk pada laju pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, terhadap Calon Gubernur BI Perry Warjiyo, Riza berharap banyak akan dapat membawa perubahan besar dalam paradigma kinerja BI. 

Independesi BI itu artinya, tidak berpihak pada kepentingan pasar tapi justru agar kepentingan masyarakat luas.

“Pak Perry yang berpengalaman ini, dapat mengambul pelajaran penting dan mampu segera membalik keadaan sehingga laju pertumbuhan ekonomi dan dicapai sesuai target,” tambah dia.

Selain itu, kebijakan ke depan memiliki dampak luas pada peningkatan kesejahteraan masyarakat yang lebih nyata. 

“Saya menunggu gebrakan 100 hari Pak Perry untuk memberi sign bahwa BI adalah bank sentral yang berwibawa dan berperan besar dalam pembangunan,” harap Riza.

Jika dalam 100 hari ternyata tidak ada perubahan apapun, dirinya tidak ajan segan-segan meminta Gubernur BI yang terpilih nanti untuk mundur dari jabatannya.


500
komentar (0)