logo rilis

Menteri PUPR Sebut Fasilitas Dukung Jumlah Kunjungan Wisatawan
Kontributor
Tio Pirnando
29 Maret 2018, 15:47 WIB
Menteri PUPR Sebut Fasilitas Dukung Jumlah Kunjungan Wisatawan
ILUSTRASI: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono berharap semakin baiknya fasilitas di Labuan Bajo bisa mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Apalagi Labuan Bajo merupakan salah satu Kawasan Starategi Pariwisata Nasional (KSPN) yang dikenal memiliki banyak destinasi wisata yang indah dengan ikon utama yakni Komodo di Pulau Rinca dan Pulau Komodo.

“Labuan Bajo yang ada di Pulau Flores ini, merupakan gerbang bagi wisatawan yang ingin meneruskan wisatanya ke Pulau Komodo atau Rinca, untuk melihat habitat asli komodo,” ujar Basuki dalam keterangan persnya kepada rilis.id, Jakarta, Kamis (29/3/2018).

Dia mengatakan, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya dalam tiga (2016-2018) ini secara bertahap telah membangun fasilitas air bersih, sanitasi, drainase, dan penataan kawasan dengan nilai anggaran total Rp81,9 miliar. Selain itu PUPR juga telah meningkatkan akses jalan lingkar utara Pulau Flores dan pengaman Pantai Labuan Bajo.

"Pengembangan Labuan Bajo difokuskan pada tiga daerah penyangga Labuan Bajo yakni di Kampung Ujung, Kampung Tengah, Kampung Air, dan Kampung Cempa yang bertujuan meningkatkan lama tinggal para wisatawan," paparnya.

Lebih lanjut, Drummer Elek Yo Band ini menjelaskan, infrastruktur yang dibangun juga berupa pekerjaan saluran, pekerjaan U-Ditch jalan lingkungan, pekerjaan rigid pavement jalan lingkungan, pekerjaan jembatan 44 meter.

"Pembuatan dermaga apung sebanyak 2 unit, serta ruang terbuka 1.560 meter persegi dengan anggaran Rp43,9 miliar," bebernya. 

Selain itu, pembangunan sanitasi juga sudah dibenahi dengan dibangunnya instalasi pengolahan air limbah di kawasan yang digunakan oleh 532 sambungan rumah di Kampung Air dan Kampung Tengah dengan anggaran 2017 sebesar Rp10,8 miliar.

"Di Kampung Tengah dan Kampung Air juga dilakukan kegiatan penataan dan supervisi Kawasan Wisata Komodo dengan pembangunan gerbang, sculpture komodo, bangunan ticketing, shalter pengunjung, toilet pengunjung, dan signage yang telah selesai dikerjakan 2017 dengan anggaran Rp3,4 miliar," tukas dia.

Editor: Elvi R


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)