logo rilis

Menteri PUPR-Pemprov DKI Bahas SPAM
Kontributor

14 Maret 2018, 12:22 WIB
Menteri PUPR-Pemprov DKI Bahas SPAM
rapat koordinasi teknis bersama Menteri PUPR. FOTO: Twitter/@sandiuno

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono bersama Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Sandiaga Uno membahas penyelesaian beberapa infrastruktur di Jakarta. 

Pembahasan tersebut di antaranya, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), pengolahan air limbah, pengendalian banjir dan rumah susun. 

Menurut Menteri PUPR, Basuki Hadimulyono, masalah yang dihadapi Jakarta adalah masifnya penggunaan air tanah.  

"Masifnya penggunaan air tanah yang menyebabkan laju penurunan permukaan tanah setiap tahunnya," katanya di Gedung Utama Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (13/03/2018).

Upaya yang dilakukan Kementerian PUPR, lanjut Basuki, adalah meningkatkan pasokan air bagi warga Jakarta. 

Dengan cara, sistem perpipaan dengan membangun Sistem Penyediaan Air Minum Jatiluhur dan SPAM Waduk Karian. 

Basuki juga merincikan pembangunan SPAM Jatiluhur tahap I dengan kapasitas 4.000 liter per detik, SPAM Jatiluhur Tahap II sebesar 5.000 liter per detik dan SPAM Waduk Karian sebesar 3.200 liter per detik.

“Jika SPAM Jatiluhur tahap I dan SPAM Karian dapat kita selesaikan, maka ini akan menjadi capaian bagi Pemerintah Pusat dan Pemprov DKI Jakarta dalam melayani masyarakat," ujarnya. 

Direncanakan dua proyek SPAM ini akan menggunakan skema KPBU. Pemerintah Pusat siap memberikan dukungan Viability Gap Fund (VGF) dan dukungan APBN jika dibutuhkan. 

Sementara, Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, akan terus mendukung Kementerian PUPR dengan menyediakan lahan yang dibutuhkan, dengan tujuannya meningkatkan pelayanan bagi warga Jakarta. 

"Kita terus mendukung melalui pembangunan berbagai infrastruktur. Salah satunya melalui penyediaan lahan yang dibutuhkan," tukasnya. 
 

Editor: Kurnia Syahdan


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)