logo rilis
Menteri Amran: Tidak Boleh Ada Alsintan Menganggur!
Kontributor
Fatah H Sidik
07 Mei 2018, 21:55 WIB
Menteri Amran: Tidak Boleh Ada Alsintan Menganggur!
Traktor tangan (hand tracktor), salah satu alat mesin pertanian (alsintan). FOTO: Humas Kementan

RILIS.ID, Magetan— Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, tak ingin bantuan alat mesin pertanian (alsintan) yang diberikan kepada kelompok tani (poktan) menganggur. Jika pemanfaatannya tak maksimal, bakal dievaluasi dan didistribusikan ke poktan lainnya.

"Tidak boleh ada alsintan yang menganggur. Kerja minimal 10 jam per hari, sehingga terasa ke petani," ujarnya saat meninjau optimalisasi pemanfaatan alsintan (OPA) di Desa Campur Sari, Kecamatan Sidorejo, Magetan, Jawa Timur, Senin (7/5/2018).

Jebolan Universitas Hasanuddin ini mengingatkan, penggunaan alsintan secara tepat akan membantu peningkatan produksi. Karenanya, 300 ribu unit alsintan harus berada di titik maksimal dan digunakan merata. "Tidak boleh dikuasai satu kelompok," tegasnya.

Untuk memastikan penyaluran dan penggunaan alsintan sesuai prosedur, Kementerian Pertanian membentuk Brigade Alsintan. Tim khusus itu. bertugas mengecek penggunaan alsintan se-Indonesia.

Brigade juga bertugas mengontrol dan mengevaluasi. Sehingga, penggunaannya lebih maksimal. "Ada sekitar 1.500 unit alsintan yang tidak sesuai dengan lokasinya dan tidak optimal, sudah kami pindahkan," tutup Menteri Amran.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)