logo rilis

Menteri Amran: Banyak Sejarah Baru Dicetak Jokowi-JK
Kontributor

21 Mei 2018, 23:30 WIB
Menteri Amran: Banyak Sejarah Baru Dicetak Jokowi-JK
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyatakan bahwa banyak rekor baru tercipta pada pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Melonjaknya ekspor agrobisnis, misalnya.

"Ekspor 2017 meningkat 24 persen dan tertinggi dalam 10 tahun terakhir," ujarnya sela Musyawarah Perencanaan Pembangunan Pertanian di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (21/5/2018).

Bahkan, tambahnya, ekspor pertanian tumbuh positif dibanding bidang lain saat pertumbuhan ekonomi tak maksimal. "Ini adalah sejarah baru Kementan beserta jajarannya beserta provinsi/kabupaten," jelasnya.

Tak cuma itu, bahkan daging ayam olahan asal Indonesia sudah berhasil menembus pasar Jepang. Sulit ekspor ke Negeri Sakura, lantaran ketatnya standar yang diterapkan. "Terlalu banyak sejarah baru dicetak periode Jokowi-JK," ucapnya.

Tren tersebut, menurut jebolan Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar ini, tak lepas dari upaya Kementan dengan mengubah regulasi yang menghambat pertumbuhan ekonomi, swasembada, ekspor, dan investasi. Sedikit 241 peraturan direvisi.

Faktor kedua, melonjaknya infrastruktur pertanian. Bahkan, disebutnya sebagai terbesar sepanjang sejarah. "Irigasi kita bangun 3,4 juta hektare dalam 1,5 tahun dari target tiga tahun," jelas Menteri Amran. 

Melonjaknya penerapan alat mesin pertanian (alsintan) hingga 2.000 persen, menjadi faktor selanjutnya. Sebab, pemanfaatan alsintan menekan biaya operasional, meningkatkan indeks pertanaman, dan menambah produktivitas.

"Tak ada yang bisa maju, tanpa teknologi," tegas pembantu Presiden asal Bone ini. Menteri Amran menandaskan, alsintan yang diberikan Kementan kepada kelompok tani (poktan) atau gabungannya (gapoktan) merupakan karya anak bangsa.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)