logo rilis

Atasi Kemiskinan di NTT, Mensos Minta Hal Ini Dituntaskan
Kontributor

06 April 2018, 22:17 WIB
Atasi Kemiskinan di NTT, Mensos Minta Hal Ini Dituntaskan
Idrus Marham. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Kupang— Menteri Sosial Idrus Marham mengatakan, masalah data kemiskinan di Nusa Tenggara Timur harus tuntas untuk mendukung percepatan pembangunan di provinsi yang berbatasan langsung dengan Timor Leste itu.

"Bagaimana kita mau akselerasi pembangunan di sini (NTT) kalau masalah verivali (verifikasi dan validasi) data kemiskinan belum selesai, ini harus tuntas dulu," kata Menteri Sosial Idrus Marham di Kupang, Jumat.

Ia mengatakan hal itu dalam pertemuan bersama dengan Dinas Sosial dari provinsi dan 22 kabupaten/kota seluruh NTT.

Menurutnya, pendataan warga yang tergolong miskin di setiap daerah di NTT harus dituntaskan melalui dinas sosial di provinsi maupun kabupaten/kota.

Masalah kemiskinan di provinsi dengan jumlah penduduk sekitar 5,6 juta jiwa itu, lanjutnya, tidak akan tuntas jika proses verivali data kemiskinan untuk pemutakhiran, perbaikan, dan penyempurnaan belum dilakukan di setiap daerah.

"Ini masalahnya, padahal data ini merupakan kunci utamanya," katanya.

Menurutnya, jika data kemiskinan bisa dituntaskan secara baik dipastikan semua warga di NTT yang tergolong miskin akan diatasi secara keseluruhan.

Data yang valid terkait kemiskinan, lanjutnya, akan memudahkan pemerintah pusat menyalurkan bantuan melalui berbagai instrumen seperti beras sejahtera (Rastra), Program Keluarga Harapan (PKH), dan lainnya.

"Dalam kunjungan saya ke Kabupaten Belu sebelumnya, ada seorang warga juga yang bertanya bagaimana pemerintah pusat memberikan bantuan dengan instrumen yang ada, tapi saya katakan bagaimana ini bisa dilakukan kalau data-data di daerah tidak dituntaskan," katanya.

Untuk itu, ia meminta setiap dinas sosial di daerah setempat r menyelesaikan persoalan data kemiskinan secara baik, akurat, dan valid.

"Karena pekerjaan ini menentukan masa depan NTT, karena kita tidak ingin NTT selalu diidentikkan dengan kemiskinan terus, untuk itu kita mulai dari penyempurnaan data ini," katanya.

Menteri juga meminta komitmen semua pihak dinas terkait di daerah untuk menuntaskan persoalan tersebut dan menetapkan target penyelesaian dalam melakukan verivali data kemiskinan di setiap daerah.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)