logo rilis

Mensos Dituding Berkasus, Massa Aksi Minta Jokowi Pecat Agus Gumiwang
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
17 Oktober 2018, 16:00 WIB
Mensos Dituding Berkasus, Massa Aksi Minta Jokowi Pecat Agus Gumiwang
Mensos Agus Gumiwang. ILUSTRASI: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Sosial, Agus Gumiwang dituding telah melakukan pengemplangan pajak. Hal ini disampaikan sekelompok massa dari Gerakan Rakyat Penyelamat Bangsa (GRPB) yang melakukan aksi di depan kantor Kementerian Sosial (Kemensos) pada Rabu (17/10/2018)

Koordinator GRPB, Teddy mengatakan, Presiden RI Joko Widodo perlu mengambil sikap atas hal ini. Dalam orasinya, ia juga mengatakan, tudingan tersebut tentu akan mencoreng nama baik pemerintah.

"Agus Gumiwang yang diduga mengemplang pajak sebesar Rp116 miliar. Kasus ini juga pernah dilaporkan ke KPK," kata Teddy.

Adalah lembaga Indonesia Club yang pernah melaporkan dugaan kasus Agus Gumiwang ke KPK pada Januari 2018 lalu.

Pengemplangan pajak ini dilakukan PT. Asiana Lintas Ciptakemang (ALCK), sebuah perusahaan developer perumahan elite milik Loemoengga Hoemasan Nasution, yang tak lain adalah istri Agus.

Loemoengga sebagai direktur utamanya diisukan memiliki tunggakan pajak pada 2008-2012 yang mencapai Rp116 miliar. Sampai saat ini, ia pun belum dilunasi.

"Modus ini tercium aparat pajak tetapi aparat dari ditjen pajak segan menindak perusahaan ini karena tahu pemilik perusahaan adalah istri Agus, yang sejak tahun 2016 sebagai Pimpinan Komisi Keuangan (IX) DPR RI Fraksi Golkar," tambah Teddy.

Bahkan sambung dia, Agus juga kerap melakukan lobi ke pihak ditjen pajak terkait tunggakan dari perusahaan milik istrinya ini.

Teddy menilai, hal semacam inilah yang menjadi benalu dan menghambat proses pembangunan. Karena itu, ia mendorong agar Presiden Jokowi mencopot Agus dari jabatannya.

"KPK juga harus usut tuntas skandal pajak ini, yang mana patut diduga melibatkan Agus G Kartasasmita," ungkap dia.

Sebelumnya, Agus juga pernah menanggapi tudingan ini. Melansir dari nusantaranews.co pada 9 Januari lalu, ia mengakui kalau PT ALCK pernah menjadi perusahaan istrinya.

Namun, kata dia, dirinya tak pernah terlibat di dalam kepengurusan perusahaan tersebut, termasuk pada kepemilikan sahamnya.

"Saya tidak pernah menggunakan kekuasaan saya sebagai anggota DPR untuk mempengaruhi kantor pajak manapun dalam rangka melindungi istri saya," kata Agus.

Tidak Ada Aksi di Kemensos

Kementerian Sosial melalui surat yang diterima rilis.id pada Minggu, 21 Oktober siang memberikan klarifikasi atas berita "Mensos Dituding Berkasus, Massa Aksi Minta Jokowi Pecat Agus Gumiwang" yang tayang pada Rabu, 17 Oktober kemarin.

Surat tersebut disampaikan Staf Khusus Menteri Sosial, Neil Iskandar. Mengajukan protes atas pemberitaan tersebut. Karena, Berdasarkan keterangan dari Kepolisian RI pada hari itu (Rabu, 17/10) tidak ada aksi massa di depan Kementerian Sosial.

Pihak rilis.id menyampaikan permintaan maaf kepada pembaca lantaran telah salah menyampaikan informasi terkait penyelenggaraan aksi. Di mana, baru berlangsung di depan KPK, belum sampai ke depan Kemensos.

Melalui berita ini, rilis.id juga akan memuat hak jawab Kemensos atas protes dari pemberitaan tersebut lewat hak jawab pada link ini.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)