logo rilis
Menlu RI Terima Penghargaan Tertinggi dari Pemerintah Peru
Kontributor
Syahrain F.
24 Mei 2018, 12:59 WIB
Menlu RI Terima Penghargaan Tertinggi dari Pemerintah Peru
Menlu RI Retno Marsudi berfoto usai menerima penghargaan yang diserahkan oleh Menlu Peru Néstor Francisco Popolizio Bardales, di Istana Torre Tagle, Lima, Peru, pada Rabu (23/5/2018). FOTO: Dok. Kemlu

RILIS.ID, Lima— Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi melakukan kunjungan kerja ke Lima, Peru. Kunjungan tersebut dalam rangka menjalani pertemuan bilateral dengan Menlu Peru Néstor Francisco Popolizio Bardales, di Istana Torre Tagle, Lima, pada Rabu (23/5/2018). 

Kunjungan Menlu RI merupakan kunjungan bilateral resmi pertama Menlu Indonesia ke Peru sejak dibukanya hubungan diplomatik kedua negara pada tahun 1975.

Dalam kunjungan tersebut, Retno menerima penghargaan El Sol del Peru atau The Sun of Peru, dengan peringkat Grand Cross dari Pemerintah Peru. Penghargaan ini diberikan kepada Menlu Retno atas upayanya dalam memajukan hubungan dan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Peru, sejak dia menjabat sebagai Direktur Jenderal Amerika dan Eropa, Kementerian Luar Negeri. 

Ketika menduduki jabatan tersebut, Retno mengambil berbagai langkah peningkatan kerja sama bilateral Indonesia-Peru, termasuk membentuk mekanisme dialog bilateral kedua negara. Dalam catatan, Menlu RI merupakan orang Indonesia pertama yang diberikan penghargaan tersebut.
 
Beberapa nama yang telah menerima penghargaan ini sebelumnya antara lain Kaisar Jepang Akihito, PM Singapura Lee Hsien Loong, PM Rusia Dimitry Medvedev, Presiden Uni Eropa Donald Tusk, mantan Sekjen PBB Ban Ki moon, dan Menlu Rusia Sergey Lavrov. 
 
“Perjalanan hubungan bilateral Indonesia-Peru tidak mudah, namun perjalan menuju Machu Picchu (gunung di Peru) juga tidak mudah. Dengan penghargaan ini, In syaa Allah menumbuhkan semangat lebih besar sehingga hubungan Indonesia-Peru dapat mencapai ketinggian seperti Machu Picchu,” tutur Menlu Retno saat menerima penghargaan tersebut.

Kedua Menlu juga sepakat meningkatkan hubungan kerja sama ekonomi, di bidang pertanian, perikanan, dan sosial-budaya.

Indonesia dan Peru telah memiliki pengaturan bebas visa bagi pemegang paspor biasa, paspor dinas dan paspor diplomatik.

Di luar isu bilateral, kedua Menlu juga bertukar pikiran mengenai berbagai isu kawasan dan global. Beberapa isu yang menjadi perhatian terkait dengan masalah pengungsi dari Venezeula dan Rakhine State, pembatasan penggunaan senjata kimia, serta isu-isu yang menjadi perhatian di Dewan Keamanan PBB.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)