logo rilis

Menkes Akui Sulit Dapatkan Data Kesehatan, Ini Sebabnya
Kontributor
Elvi R
28 Maret 2018, 14:37 WIB
Menkes Akui Sulit Dapatkan Data Kesehatan, Ini Sebabnya
Menkes Nila F Moeloek workshop peningkatan kemanfaatan alkes dalam negeri dengan tema membangun industri alat kesehatan nasional berbasis riset. Acara digelar di Balai Kartini, Jakarta, Senin (19/3/2018). FOTO: RILIS.ID/Tio Pirnando

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek menyampaikan, data di bidang kesehatan masih sukar di dapat di dalam negeri karena kurangnya kedisiplinan dalam proses pengumpulan.

Hal tersebut dia sampaikan berkenaan dengan rekomendasi Evidence Summit yang telah mengumpulkan data-data penting pada masalah kematian ibu dan bayi baru lahir di Indonesia.

"Data ini penting, karena keputusan atau kebijakan harus diambil dengan berdasarkan data," kata Menteri Nila saat ditemui usai mengisi agenda Evidence Summit di Jakarta, Rabu (28/3/2018).

Menurut dia, data dalam bidang kesehatan bisa berguna untuk pengambilan keputusan demi berjalannya pelayanan kesehatan yang lebih baik di dalam negeri.

Sehubungan dengan masalah tersebut, diharapkan data yang diperoleh dari Evidence Summit bisa memberikan pencerahan dan solusi dalam kasus kematian ibu dan bayi yang masih terbilang tinggi di Indonesia.

"Contohnya ya, kematian (ibu dan bayi) tertinggi memang ada di tingkat rumah sakit. Tapi ini harus ditarik lagi pangkal masalahnya di mana. Apakah ketidaktahuan keluarga di rumah tentang kondisi si ibu, penanganan tenaga medis yang lambat, atau bagaimana. Data semacam ini yang harus kita cari tahu," pungkas Menteri Nila.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)