logo rilis
Mengupas seputar Kanker Darah, Penyakit yang Diidap Ani Yudhoyono
Kontributor
Ning Triasih
13 Februari 2019, 17:35 WIB
Mengupas seputar Kanker Darah, Penyakit yang Diidap Ani Yudhoyono
susilo Bambang Yudhoyono setia dampingi sang istri, Ani Yudhoyono, yang tengah terbaring lemah di rumah sakit di Singapura. FOTO; Instagram/@agusyudhoyono

RILIS.ID, Jakarta— Terjawab sudah misteri soal penyakit yang diderita istri Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono. Lama terbaring lemah di rumah sakit, Ani disebut mengidap kanker darah.

Kabar tak sedap ini disampaikan langsung oleh SBY melalui sebuah video dari Singapura, Rabu (13/2/2019).

"Dengan rasa prihatin, saya sampaikan kepada para sahabat di Tanah Air, Ibu Ani mengalami blood cancer atau kanker darah. Dan karenanya, harus menjalani pengobatan dan perawatan yang intensif di National University Hospital Singapura," ungkap Ketua Umum Partai Demokrat itu dalam video berdurasi sekitar empat menit yang diunggah di channel YouTube Susilo Bambang Yudhoyono tersebut.

Dalam video tersebut SBY pun menjelaskan, wanita bernama lengkap Kristiani Herawati itu dirawat di Singapura sejak 2 Februari 2019 atas rekomendasi tim dokter Kepresidenan Indonesia.

Lantas, sebenarnya seperti apa kanker darah itu? Melansir dari berbagai sumber, berikut rilis.id ulas soal penyakit yang terbilang ganas tersebut.

Seperti namanya, kanker darah menyerang ata mempengaruhi produksi dan fungsi sel darah. Sebagian besar kanker darah dimulai dari sumsum tulang di mana darah diproduksi. Sel-sel kanker ini mencegah sel-sel darah normal untuk menjalankan fungsinya.

Kanker darah sendiri ada tiga jenis, yakni leukemia (kanker sel darah putih), limfoma (kanker yang berkembang pada limfosit, tipe sel darah putih yang berperan untuk melawan infeksi, serta myeloma (jenis kanker yang terbentuk oleh sel-sel plasma ganas).

Kanker darah merupakan salah sat jenis kanker yang tak mengenal usia. Ya, kenker ini bisa menyerang siapa saja baik anak-anak, orang dewasa hingga lansia.

Umumnya, kanker darah disebabkan oleh pertumbuhan yang tidak terkendali dari sel-sel darah. Normalnya, sel-sel darah di dalam tubuh mengikuti jalur pertumbuhan teratur, pembelahan dan kematian, tapi sel-sel kanker darah tidak. Sel-sel penyebab kanker darah tidak mati secara otomatis. Selain itu, sel-sel kanker darah yang tidak normal dapat menyebar ke daerah lain, menekan sel darah normal dan menghambat fungsinya.

Namun, para ilmuwan masih belum mengetahui secara pasti penyebab kanker darah. tapi ada dugaan jika perubahan dalam DNA bisa membuat sel-sel darah yang sehat menjadi kanker.

Kanker ini juga memiliki kecenderungan genetik. Jadi, jika ada keluarga terdekat Anda seperti orangtua, saudara kandung, kakek-nenek memiliki riwayat penyakit ini, maka Anda pun bisa berisiko.

Faktor lainnya bisa juga akibat paparan bahan kimia berbahaya, paparan radiasi, serta infeksi virus tertentu.

 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID