logo rilis
Mengupas Kanker Melanoma, Penyakit Ganas Pencabut Nyawa Mantu Hatta Rajasa
Kontributor
Ning Triasih
22 Mei 2018, 13:40 WIB
Mengupas Kanker Melanoma, Penyakit Ganas Pencabut Nyawa Mantu Hatta Rajasa
Adara Taista. FOTO: Instagram/@ruby_26

RILIS.ID, Jakarta— Duka tengah menyelimuti keluarga besar Hatta Rajasa. Menantunya, Adara Taista, meninggal dunia di Rumah Sakit Memorial Tokyo, Jepang pada Sabtu (19/5) sekitar pukul 13.38 waktu setempat.

Adara Taista yang merupakan istri Rasyid Rajasa ini meninggal gara-gara kanker melanoma yang diidapnya. Pernah dengar penyakit ini?

Seperti dilansir dari berbagai sumber, melanoma merupakan kanker kulit yang terbilang langka dan ganas. Penyakit ini terjadi ketika sel-sel penghasil pigmen yang memberikan warna pada kulit berubah menjadi bersifat kanker.

Kanker melanoma tak mengenal tempat. Ini bisa terjadi di tubuh bagian mana saja. Tapi umumnya, kanker melanoma tumbuh di bagian wajah, tangan, punggung dan kaki.

Kanker melanoma memang awalnya menyerang kulit. Namun, ini bisa menyebar ke organ lain dalam tubuh. Kondisi ini umumnya diawali dengan kemunculan tahi lalat baru atau perubahan pada tahi lalat.

Gejala umum kanker melanoma seperti muncul titik gelap pada kulit, diameter tahi lalat lebih besar, serta terjadi perubahan warna tahi lalat atau tahi lalat dengan tepi tidak teratur. Bahkan, tahi lalat yang terserang melanoma bisa terasa gatal dan mengalami pendarahan.

Melanoma terjadi saat sel-sel pigmen kulit berkembang secara tidak normal. Tapi, sampai saat ini belum diketahui pasti mengapa kanker melanoma bisa terjadi.

Kanker melanoma bisa diobati dengan prosedur yang melibatkan operasi, radiasi, obat-obatan, atau dalam beberapa kasus melalui kemoterapi.


500
komentar (0)