logo rilis
Mengupas Arti Kidung dalam Puisi 'Ibu Indonesia' Sukmawati
Kontributor
Ning Triasih
03 April 2018, 21:09 WIB
Mengupas Arti Kidung dalam Puisi 'Ibu Indonesia' Sukmawati
Sukmawati Soekarnoputri saat membacakan puisi Ibu Indonesia. FOTO: Screenshot YouTube

RILIS.ID, Jakarta— Puisi Ibu Indonesia ciptaan Sukmawati Soekarnoputri menuai kritik tajam dari berbagai kalangan, khususnya umat Islam. Pasalnya, dalam puisi itu tertulis jika suara kidung lebih merdu dari alunan azan.

Aku tak tahu syariat Islam
Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok

lebih merdu dari alunan azanmu

Demikian bait-bait puisi Ibu Indonesia karya putri Presiden Pertama RI Soekarno yang memancing emosi tersebut.

Menyebut soal kidung, rupanya tak semua orang tahu apa arti dan maknanya hingga dibandingkan dengan alunan azan. Berikut rilis.id rangkum arti kidung dari beberapa sumber:

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kidung berarti nyanyian, lagu (syair yang dinyanyikan), serta puisi.

Sedangkan dilansir dari Wikipedia, kidung merupakan kosakata bahasa Jawa yang termasuk ke dalam klarifikasi kata benda. Kidung versi Wikipedia diartikan sebagai tembang atau sekar (nyanyian) dalam bahasa Jawa baru.

Sumber lain menyebut, kidung adalah hasil karya sastra zaman Jawa Pertengahan (Majapahit akhir), menggunakan bahasa Jawa Tengahan, bentuknya tembang, baik nama maupun metrum yang dianut seperti halnya Tembang Macapat.

Sementara itu, sebuah tulisan dari Mbah Mijan justru mengungkap makna lain dari kidung.

Dalam blog Mbahmijan dijelaskan, kidung adalah sebuah mantra yang disyairkan atau dilagukan. Memang, itu seolah-olah seperti lagu,  tapi kidung disebut Mbah Mijan adalah mantra, yang jika dibaca dengan resapan jiwa akan memunculkan energi positif.

Mbah Mijan melanjutkan lewat tulisannya, manfaat kidung menurut kepercayaan Jawa mampu mengusir roh-roh halus yang suka mengganggu anak kecil.

Bagaimana menurut Anda?




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID