Home » Ragam

Mengulik Sejarah Hari Brimob Polri

print this page Selasa, 14/11/2017 | 13:36

Hari Brigade Mobil (Brimob). FOTO: Instagram/@laluenda.

RILIS.ID, Jakarta— Mungkin tak banyak orang tahu jika hari ini, Selasa (14/11/2017), adalah peringatan Hari Brigade Mobil (Brimob) Polisi Republik Indonesia (Polri). Lalu tahukah Anda bagaimana sejarah Brimob Polri?

Brimob adalah salah satu unit (Korps) kesatuan penjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dalam Kepolisian Republik Indonesia, Brimob merupakan unit tertua, karena mengawali pembentukan kepolisian Indonesia pada 1945. Julukannya adalah Korps Baret Biru Tua.

Jika digolongkan, Brimob termasuk satuan elite (Pasukan Kusus) dalam jajaran Polri. Brimob juga tergolong sebagai unit paramiliter negara, ditinjau dari tugas, tanggung jawab dan ruang lingkup pokoknya, yaitu menangani kriminalitas berskala tinggi.

Dalam menjalankan tugas pokoknya, fungsi dan peran Brimob Polri sepanjang sejarah tak dapat dipisahkan dari situasi dan kondisi bangsa dan negara pada tiap-tiap perjuangannya menggapai cita-cita luhur Bangsa Indonesia, yaitu masyarakat adil, makmur, maju dan sejahtera berdasakan Pancasila dan UUD 1945.

Sejarah Ditetapkannya Hari Brimob

Pertama kali terbentuk, awalnya Brimob terkenal dengan nama Tokubetsu Keisatsutai atau Pasukan Polisis Istimewa. Tugasnya saat itu adalah melucuti senjata tentara Jepang, melindngi kepala negara dan mempertahankan ibu kota. Bahkan, pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, tak lepas dari campur tangan pasukan tersebut.

Pada 14 November 1946, terbentuklah Mobile Brigade (Mobrig) oleh Perdana Menteri Sutan Sjahrir sebagai pengganti Pasukan Polisi Istimewa. Tanggal itulah yang kemudian ditetapkan sebagai hari jadi Korps Baret Biru. Pembentukan Mobrig ini ditujukan sebagai perangkat politik untuk menghadapi tekanan politik dari tentara sekaligus sebagai pelindung dari kudeta yang melibatkan satuan-satuan militer.

Puluhan tahun berlalu, tepatnya pada 14 November 1961, satuan Mobrig kemudian berganti nama menjadi Korps Brigade Mobil (Birimob), berbarengan dengan diterimanya Pataka Nugraha Sakanti.

Brimob pernah terlibat dalam beberapa peristiwa penting seperti Konfrontasi dengan Malaysia pada 1963 dan aneksasi Timor Timur di 1975. Kemudian pada 1981, Brimob membentuk sub unit baru yang disebut unit Penjinak Bahan Peledak (Jihandak).

Hingga kini, Brimob kira-kira berkekuatan 30.000 personel, yang ditugaskan di bawah kewenangan Kepolisian Daerah masing-masing provinsi.

Selamat Hari Brimob 2017!

 

A post shared by BRIMOB INDONESIA (@brimob_id) on

 

Penulis Ning Triasih

Tags:

Brigade MobilBrimobHari Brigade MobilHari BrimobBrimob Polri

loading...