logo rilis
Mendagri: Libur adalah Hari Bebas Berkampanye
Kontributor

13 September 2018, 19:25 WIB
Mendagri: Libur adalah Hari Bebas Berkampanye
Mendagri Tjahjo Kumolo. FOTO: Humas Kemendagri.

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, menekankan bahwa kepala daerah boleh saja ikut dalam kampanye Pemilu 2019. Namun, mereka wajib mengajukan cuti kampanye.

"Kepala daerah berkampanye dalam Pilpres 2019 harus mengajukan cuti," kata Tjahjo dalam keterangan pers yang diterima rilis.id pada Kamis (13/9/2019).

Hal ini diatur dalam Pasal 35, 36 dan 38 Peraturan Pemerintah No. 32 Tahun 2018. Mereka yang ingin mengajukan cuti wajib mencantumkan jadwal dan jangka waktu, serta lokasi kampanye.

Tjahjo mengatakan cuti tersebut dilaksanakan untuk satu hari kerja dalam satu pekan pada masa kampanye. "Adapun untuk hari libur adalah hari bebas untuk berkampanye," ujarnya pula.

Menurut Tjahjo, pengajuan izin cuti bagi gubernur/wagub disampaikan kepada Mendagri untuk diproses dan diterbitkan persetujuan.

"Sedangkan pengajuan izin cuti bagi bupati-wakil bupati, dan wali kota-wakil wali kota disampaikan ke gubernur untuk diproses dan diterbitkan persetujuan," tambah dia.

Pengamat politik dari Universitas Diponegoro Semarang, Teguh Yuwono menilai, tak masalah bila kepala daerah/wakil kepala daerah ikut serta dalam kegiatan kampanye Pemilu 2019.

Teguh mengatakan, tentunya mereka harus izin cuti kampanye. Jadi, saat melangsungkan kampanye, ia bukan lagi sebagai pejabat publi, namun kader partai politik (parpol).

"Karena kepala daerah/wakil kepala daerah adalah 'political man'," kata Teguh yang juga kata Ketua Program Magister Ilmu Politik FISIP Undip seperti dilansir Antara.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID