logo rilis
Mendagri Dapat Penghargaan BNN
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
12 Juli 2018, 16:25 WIB
Mendagri Dapat Penghargaan BNN
Mendagri Tjahjo Kumolo dapat penghargaan BNN di Bogor. FOTO: Istimewa.

RILIS.ID, Jakarta— Kementerian Dalam Negeri menerima penghargaan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dari Badan Narkotika Nasional (BNN).

Penghargaan tersebut diberikan langsung Menkopolhukam Wiranto kepada Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dalam acara peringatan Hari Anti Narkotika Nasional di Balai Besar Rehabilitasi BNN, di Lido, Bogor pada Kamis (12/7/2018).

Dalam sambutannya, Menkopolhukam Wiranto, mengatakan ancaman narkoba menjadi salah satu instrumen proxy war yang akan mengancam bonus demografi Indonesia.

"Ini bisa jadi perang baru, perang lebih murah, lebih tidak kentara, tapi korbannya betul-betul sungguh sangat mencemaskan," kata Wiranto.

Kepala BNN, Haru Winarko, mengatakan penyalahgunaan narkoba sekarang ini sudah memprihatinkan. Karena, banyaknya pintu masuk di jalur-jalur ilegal untuk peredaran narkotika.

"Dan, bisnis ini sangat menggiurkan," kata Heru dalam acara tersebut

Terkait dengan jalur tikus di sejumlah daerah, Mendagri Tjahjo Kumolo, mengatakan bahwa Presiden Jokowi sudah mempercepat pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial diperbatasan.

"Secara fisik sudah bagus, infrastruktur diperbaiki, dan peningkatan kualitas SDM petugas imigrasinya, bea cukainya, TNI-nya, Polisinya, pasar-pasar tradisionalnya," tambah dia.

Menurut dia, program kerja Presiden Jokowi terkait PLBN sudah selesai semua. Kata Tjahjo, sekarang ini wajah perbatasan sudah berubah, untuk memperkuat sistem pertahanan RI.

"Masuknya berbagai macam hal, termasuk masalah narkoba yang terbesar," ujarnya.

Selain itu, lewat Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 21 Tahun 2013 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Tjahjo secara nyata telah mendukung gerakan anti-narkoba.

Melalui peraturan tersebut, Mendagri mewajibkan seluruh kepala daerah untuk menyediakan fasilitasi rehabilitasi di daerahnya, masing-masing dan penyusunan perda anti-narkoba.

Mendagri Tjahjo sendiri dalam berbagai kesempatan, tak pernah bosan mengingatkan tentang ancaman besar narkotika. Kata dia, Indonesia kini telah jadi pangsa pasar utama para sindikat narkotika internasional. 

Penghargaan P4GN itu selain diberikan kepada Kementerian Dalam Negeri juga diberikan ke Kementerian Perhubungan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan institusi swasta, LSM serta individu.


komentar (0)