logo rilis

Mendagri: Belum Ada Pergantian DPRD Sumut
Kontributor
Tari Oktaviani
01 April 2018, 12:30 WIB
Mendagri: Belum Ada Pergantian DPRD Sumut
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyampaikan belum ada penggantian terhadap puluhan anggota DPRD Sumatera Utara yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pasalnya, Kemendagri masih mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Ihwal penggantian tersebut karena terdapat 38 orang anggota DPRD dan mantan anggota DPRD Sumut yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. 

Mereka diduga menerima hadiah atau janji dari Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho.

"Sepanjang yang bersangkutan belum mempunyai penetapan hukum tetap bagaimana keputusan pengadilan, saya kira belum bisa diganti" ujar Tjahjo dalam siaran persnya, Jakarta, Minggu (1/4/2018).

Menurut Tjahjo, jika nantinya sudah terbukti oleh pengadilan bahwa yang bersangkutan terlibat dalam praktik korupsi, Mendagri tak akan segan-segan melakukan pergantian antar waktu (PAW).

"Kalau dia sudah mendapat kekuatan hukum tetap, lalu untuk PAW-nya parpol diberikan tembusan untuk mengisi penggantinya," paparnya.

Sebelumnya, sebanyak 38 orang anggota DPRD Sumatera Utara ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. 

Ke-38 anggota DPRD Sumatera Utara yang menjadi tersangka adalah Rijal Sirait, Rinawati Sianturi, Rooslynda Marpaung, Fadly Nurzal, Abu Bokar Tambak, Enda Mora Lubis, dan M. Yusuf Siregar.

Selain itu, ada pula nama Muhammad Faisal, Abul Hasan Maturidi, Biller Pasaribu, Richard Eddy Marsaut Lingga, Syafrida Fitrie, Rahmianna Delima Pulungan, Arifin Nainggolan, Mustofawiyah, Sopar Siburian, Analisman Zalukhu, Tonnies Sianturi, Tohonan Silalahi, Murni Elieser dan Dermawan Sembiring.

Lalu Arlene Manurung, Syahrial Harahap, Restu Kurniawan, Washington Pane, John Hugo Silalahi, Ferry Suando, Tunggul Siagian, Fahru Rozi, Taufan Agung Ginting, Tiaisah Ritonga, Helmiati, Muslim Simbolon, Sonny Firdaus, Pasiruddin Daulay, Elezaro Duha, Musdalifah, serta Tahan Manahan Panggabean.

Belum diketahui detail penerimaan hadiah dan janji terkait apa yang dilakukan oleh ketiga puluh delapan orang itu.

Editor: Kurnia Syahdan


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)