logo rilis

Menanti Efek Kunjungan Prabowo ke Jatim
Kontributor
Budi Prasetyo
04 Mei 2018, 11:49 WIB
Menanti Efek Kunjungan Prabowo ke Jatim
Prabowo Subianto (tengah). FOTO: RILIS.ID/Budi Prasetiyo

RILIS.ID, Surabaya— Pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura, Mochtar W Oetomo, menilai kedatangan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ke Jawa Timur bisa menjadi momentum menaikkan elektabilitasnya dan penentu basis suara.
 
"Turunnya Prabowo ke Jatim bisa menjadi momentum kelanjutan pascadeklarasi sekber dengan PKS dan KSPI akan relevan dalam upaya menaikkan elektabilitas namun harus mengingat berapa  faktor strategis," katanya kepada rilis.id, Jumat (4/5/2018).

Meski demikian, pendekatan politik untuk menaikkan elektabilitas di Jatim tak sama dengan wilayah lain, seperti Jakarta. Kultur politik di Jatim  terkenal santun dan mengedepankan muatan kultural.
 
"Pertama, Jatim bukan Jakarta. Hingga pola kampanye turun gunung ke Jatim tidak bisa disamakan dengan pola Jakarta yang cenderung lugas, oposisi biner dan dikotomis. Harus diselaraskan dengan kultur politik di Jatim yang sarat dengan muatan simbol kultural," tambahnya.
 
Mochtar menilai, kedatangan Prabowo di Jatim harus dimanfaatkan untuk memperluas jaringan politik di kalangan kiai. 

"Kedua, harus mampu menampakkan jejaring politik kultural dengan para kiai, tokoh masyarakat dan tokoh kultural," jelasnya.

"Jika bisa seperti itu maka momentum bisa dilanjutkan dan relevansi kenaikan elektabilitas mungkin dicapai," tambahnya.
 
Menurut dia, dengan berhasil membangun jaringan di kalangan kiai, maka jarak elektabilitas dengan pesaingnya bisa berkurang. 

"Namun jika tidak maka bisa jadi malah sebaliknya karena beberapa hasil survei tentang elektabilitas Prabowo di Jatim masih kalah dengan Jokowi hingga 20 persen lebih," pungkasnya. 

Editor:


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)