logo rilis
Menangkan Prabowo, PDIP: Hasil Survei IDM 'Anomali' Tak Kredibel
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
25 Mei 2018, 10:53 WIB
Menangkan Prabowo, PDIP: Hasil Survei IDM 'Anomali' Tak Kredibel
Politisi PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Indonesia Development Monitoring (IDM) baru saja merilis survei calon presiden 2019 mendatang dengan menempatkan elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto unggul dari Joko Widodo. 

Menanggapi itu, Politisi PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari, menyebut, hasil survei IDM itu terlalu aneh dari kebanyakan lembaga lain yang kredibel. Bahkan, kata dia, hasil survei yang dilakukan IDM itu terlalu nekat. 

"Hasilnya anomali ya, tidak seperti kebanyakan lembaga yang kredibel. Hasilnya nekat juga," kata Eva kepada rilis.id, Jumat (25/5/2018). 

Eva mengatakan, pihaknya tak terlalu khawatir dengan hasil survei IDM tersebut. Apalagi, IDM bukan pollster yang tergabung sebagai anggota asosiasi lembaga survei seperti Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi). 

"Padahal menurut peraturan KPU, lembaga survei boleh merilis survei jika terikat ke perhimpunan lembaga survei sehingga bisa dikontrol oleh Dewan Etik Persepsi," paparnya. 

Sebelumnya, IDM merilis surveinya mengenai elektabilitas capres 2019. Hasilnya, tingkat elektabilitas Prabowo Subianto unggul dari Joko Widodo. 

"Prabowo Subianto 50,1 persen, dan Joko Widodo 29,8 persen dan 20,1 persen responden tidak menjawab," ujar Direktur Eksekutif IDM, Bin Firman Tresnadi. 

Editor: Sukma Alam


500
komentar (0)