Arif Budiman

Pemerhati sosial, penikmat kopi, bekerja sebagai pegiat kepemiluan

Membersihkan Malware Negara

Selasa, 19/12/2017 | 17:43

MALICIOUS software atau malware sangat populer dalam bidang teknologi informasi. Istilah yang digunakan untuk mewakili suatu program yang dirancang dengan tujuan merusak sistem komputer. Cara menginfeksinya antara lain melalui email, pengunduhan internet, atau program yang terinfeksi. 

Virus, worm, trojan horse, spyware, keylogger adalah beberapa malware yang terkenal di kalangan pemerhati dan pengguna teknologi informasi. Virus mempunyai kemampuan untuk memanipulasi data, menginfeksi, mengubah dan merusak sebuah program. Ia juga dapat menggandakan diri dengan menyisipkan program dari dirinya lalu menjadi bagian dari program lain di komputer. 

Selangkah lebih maju dari virus, worm melakukan perusakan dengan memanfaatkan jaringan. Tanpa bergantung pada seseorang sebagai pengendali atau suatu program sebagai induk semang, worm dapat menyebarkan pengaruhnya secara mandiri. Melalui pemanfaatan jaringan. Sekali berhasil menginfeksi suatu sistem, worm dapat memperluas pengaruh buruknya pada seluruh jaringan yang terkoneksi.

Trojan horse beroperasi seperti free rider. Para penumpang gelap yang menyimpan maksud jahat. Bersembunyi di balik aplikasi cantik dan tampan. Menyusup di setiap celah sistem, lalu menyerang ruang-ruang rentan begitu mendapat kesempatan. Namun, kekejamannya masih kalah dari spyware yang mampu mencuri data dengan berbagai klasifikasi. Mulai yang biasa sampai yang rahasia. Mengakibatkan kerugian baik personal maupun sosial. Juga terhadap imaji dan materi. 

Serupa dengan spyware, keylogger juga melakukan pengintaian. Lebih tepatnya penguntitan. Ia merekam seluruh ketikan keyboard. Dengannya, aktivitas pengguna tercatat dalam detail. Tanpa terkecuali. Termasuk kode sandi. Tiada lagi ruang pribadi yang terkunci.

Malware adalah ancaman. Anasir jahat perusak sistem, pencuri data, perampok harta. Mereka adalah penguntit licik, pembegal kejam, pembunuh sadis, sekaligus pengkhianat yang keji. Mereka bekerja untuk si pencipta, para jenius tunaetika. 

Anasir jahat juga ada pada negara. Para perusak sistem yang melemahkan persatuan dan kesatuan bangsa. Pembegal hukum, pembunuh karakter tokoh dengan fitnah, perampok kekayaan negara, pengkhianat keji yang bersembunyi di balik ideologi. Merekalah malware yang sesungguhnya. 

Bangsa kita harus dibersihkan dari para perusak. Antivirus ideologi bangsa harus terus dimutakhirkan. Firewall konstitusi dan wawasan kebangsaan mesti dibangun dengan kesungguhan. 

Toleransi pada pembegal hukum harus diakhiri. Bukankah malware menyebar melalui resource dan aplikasi yang ilegal dan tak terverifikasi? Jika malware terus dibiarkan, maka negara akan mengalami kekacauan, bahkan keruntuhan.