logo rilis
Memaknai Hari Raya Galungan Umat Hindu Bali
Kontributor
Ning Triasih
30 Mei 2018, 10:59 WIB
Memaknai Hari Raya Galungan Umat Hindu Bali
FOTO: Twitter/@Tarispa_Bali

RILIS.ID, Jakarta— Tepat hari ini, Rabu (30/5/2018) merupakan perayaan Hari Raya Galungan, yakni momen spesial bagi unmat Hindu Bali. Tahukah Anda apa itu Galungan?

Galungan adalah pesta paling penting bagi umat Hindu. Perayaan ini ditujukan untuk menghormati pencipta alam semesta (Ida Sang Hyang Widi) serta pneghormatan kepada roh para leluhur.

Seperti dilansir dari laman Balilivin, Hari Raya Galungan diperingati umat Hindu setiap 210 hari sekali, yang telah diperhitungkan dengan menggunakan kalender Bali, yakni pada hari Budha Kliwon Dungulan (Rabu Kliwon wuku Dungulan).

Perayaan Galungan sendiri melambangkan hari kemenangan atas kebaikan atau kebenaran (Dharma) melawan kejahatan (Adharma). Lewat pesta ini, umat Hindu menunjukkan rasa terima kasih mereka kepada Sang Pencipta dan leluhurnya yang dipercaya tengah kembali ke bumi.

Dalam perayaan Galungan, umat Hindu akan melakukan ritual guna menyambut dan menghibur roh-roh leluhurnya. 

Mereka menyuguhkan sesajian yang berlimpah berupa makanan dan bunga-bungaan, mengungkapkan rasa syukur dan memohon perlindungan.

 

 

Sesajen-sesajen tersebut umumnya diletakkan di kuil-kuil setempat, yang dikemas dengan para bakta yang membawa persembahan mereka.

Ketika Galungan berlangsung, di sebelah kanan setiap pintu masuk tempat tinggal, umat Hindu Bali akan mendirikan panjor yang biasanya dihiasi dengan buah, daun kelapa dan bunga. Di setiap gerbang, Anda juga akan menjumpai altar bambu kecil yang disiapkan khusus, masing-masing orang membawa anyaman daun lontar yang akan dipersembahkan untuk para roh.

 


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)