logo rilis
Melalui Temu Teknis, BPTP Banten Jawab Masalah Pertanian Lebak
Kontributor

08 Juni 2018, 22:27 WIB
Melalui Temu Teknis, BPTP Banten Jawab Masalah Pertanian Lebak
Peserta temu teknis BPTP Banten melakukan kunjungan lapangan di lahan pertanian di Lebak, Banten, Kamis (7/6/2018). FOTO: Humas Balitbangtan

RILIS.ID, Lebak— Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Banten mengadakan temu teknis inovasi teknologi pertanian di Lebak, Banten, Kamis (7/6/2018). Pertemuan membahas tingginya serangan wereng batang cokelat (WBC) serta rendahnya penggunaan benih jagung dan kedelai bermutu.

Mengatasi problem tersebut, para peneliti BPTP Banten memperkenalkan inovasi pertanian. Misalnya, Zuraida Yursal SP MSi memperkenalkan teknologi perbenihan, Dr. Andy Saryoko MP mempresentasikan teknologi budi daya kedelai dan jagung, serta Sri Kurniawati SP MSi mengulas teknologi pengendalian hama dan penyakit terpadu.

Temu teknis menggunakan metode kombinasi pertemuan dan kunjungan lapangan. Peserta dilibatkan langsung saat roguing, pengamatan hama, dan penyakit tanaman. Pengamatan dilakukan pada tanaman Inpari 33, Mekongga, dan Ciherang. Peserta juga terlibat uji preferensi pertumbuhan tanaman.

Penggalian data dan informasi, baik hasil kunjungan lapangan dan diskusi, merupakan bahan proses umpan balik. Analisis umpan balik dan hasilnya, menjadi pertimbangan dalam perbaikan teknologi yang adaptif spesifik lokasi.

Acara dilengkapi dengan posttest dan pretest untuk evaluasi pelaksanaan kegiatan, melalui pengukuran tingkat pengetahuan, sikap dan keterampilan, serta respons peserta terhadap pelaksanaan temu teknis.

Kegiatan dibuka Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Lebak Dede Supriatna SST dan dihadiri Kepala BPTP Banten Ir. Amirudin Poha??n MSi, dan Kepala Desa setempat. Pesertanya mencapai 100 orang dari berbagai unsur, seperti petani, penyuluh BPTP, provinsi dan daerah, POPT perwakilan kecamatan se-Lebak, dan peneliti.

Sumber: Rika Jayanti Malik/Balitbangtan Kementan


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)