logo rilis

Mekeng: Mestinya Mahyudin Sadar Diri
Kontributor
Zul Sikumbang
06 April 2018, 19:25 WIB
Mekeng: Mestinya Mahyudin Sadar Diri
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI Melchias Markus Mekeng meminta koleganya Mahyudin segera mengundurkan diri sebagai Wakil Ketua MPR RI.

Katanya, seseorang menjadi pimpinan DPR, ataupun pimpinan MPR, karena diusung oleh fraksi, sebagai kepanjangan tangan dari partai. DPP, ujarnya, memutuskan merotasi pimpinan MPR, sehingga siapapun yang duduk di situ hendaknya sadar diri.

"Itu yang kita mintakan pada Mahyudin, agar bisa legowo sebagai kader partai yang ditempatkan pada saat itu sebagai wakil ketua MPR. Ini cuma istilahnya, gantian lah kepada Ibu Titiek Soeharto," kata Mekeng di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (6/4/2018).

Menurut Mekeng, jabatan apapun di DPR maupun MPR tidak bisa berdiri sendiri atas nama pribadi, tetapi atas nama fraksinya.

"Mestinya kita sebagai kader partai, kita harus patuh pada keputusan partai. Kita minta kesadaran, tidak ada negosisasi di sini, ini kesadaran sebagai kader partai bahwa dia bisa menduduki posisi itu karena fraksi, dan fraksi itu karena keputusan partai," kata Mekeng.

Katanya, saat ini sudah dibentuk tim sejak dua pekan lalu. Tim itu mengkaji dari berbagai aspek terkait UU MPR, DPR, DPD, dan DPRD yang mengatur pergantian pimpinan MPR.

Bahkan, sejumlah petinggi Golkar, seperti Idrus Marham, dan Robert Kardinal, sudah menemui Mahyuddin secara priadi agar legowo mundur.

"Jadi Pak Mahyudin masuk kembali ke Fraksi, mungkin kita lihat tugas-tugas mana yang cocok pada Pak Mahyudin, dan ini biasa terjadi di mana-mana kok, dirotasi di pimpinan Komisi pun demikian itu biasa terjadi,” pungkas Mekeng.

Editor:


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)