logo rilis

Medsos Efektif buat Berdakwah, Presiden Minta Hati-hati
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
30 Mei 2018, 02:25 WIB
Medsos Efektif buat Berdakwah, Presiden Minta Hati-hati
Presiden Joko Widodo bersama ulama. FOTO: Humas Setkab.

RILIS.ID, Ciracas— Saat berbicara dalam acara penutupan Pengkajian Ramadan 1439 Hijriah yang digelar Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyadari potensi penggunaan media sosial untuk berbagi informasi, termasuk menyebarkan dakwah Islam.

Seperti misalnya sejumlah tokoh Muhammadiyah yang sukses memanfaatkan hal itu. Di mana, ia melihat bahwa hal tersebut benar-benar terbukti efektif dalam menggaet warganet.

"Dakwah pun sekarang juga sudah banyak sekali yang menggunakan Instagram, Youtube, facebook, dan twitter. Misalnya, di Muhammadiyah, Prof. Din Syamsuddin pengikutnya 129 ribu. Kan banyak sekali," kata Jokowi di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (Uhamka), Ciracas, pada Selasa (29/5/2018).

Menurutnya, pemanfaatan teknologi serupa itu mutlak dilakukan dewasa ini bila tak ingin tertinggal. Namun, di lain sisi, penggunaan untuk hal-hal yang negatif juga mesti mendapatkan perhatian khusus.

"Kalau penggunaannya tidak benar, bisa melenceng ke mana-mana. Sangat berbahaya. Kalau di media sosial kita buka, betapa saling mencela, mencemooh, membuka aib, menyampaikan hal yang buruk-buruk," ucapnya.

Karena itu, ia memandang perlunya bagi setiap orang memahami adab dalam bermedia sosial. Salah satunya ialah dengan memperkuat nilai-nilai agama dan budaya Indonesia yang penuh kesantunan.

"Keindonesiaan akan sangat penting dalam membentengi kita. Jangan sampai yang berkaitan dengan budi pekerti dan sopan santun menjadi hilang karena terpengaruh oleh era digital," kata Presiden.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)