logo rilis
Mau Tetap Sehat saat Mudik? Begini Tips-tipsnya
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
08 Juni 2018, 13:12 WIB
Mau Tetap Sehat saat Mudik? Begini Tips-tipsnya
Ilustrasi mudik menggunakan kendaraan bermotor. FOTO: Istimewa.

RILIS.ID, Jakarta— Praktisi klinis dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Dr Ari Fahrial Syam, mengingatkan pemudik untuk cukup istirahat, terutama bagi mereka yang menggunakan jalur darat. Karena, waktu sampai ke tempat tujuan tidak bisa diprediksi.

"Pemudik harus cukup istirahat sebelum berangkat, terutama bagi pemudik yang menggunakan jalan darat, mengingat waktu sampai ke tempat tujuan tidak bisa diprediksi," ujar Ari di Jakarta, Jumat (8/6/2018).

Dia menambahkan, bagi pemudik yang memang kebetulan membawa kendaraan sendiri, sebaiknya ada beberapa anggota keluarga yang siap membawa kendaraan secara bergantian. 

Selain itu, manfaatkan tempat istirahat untuk bisa melakukan olah raga kecil dan bisa melakukan gerakan relaksasi, khususnya kaki, tangan dan leher.

Ari yang juga Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) menambahkan, pemudik juga perlu memanfaatkan tempat istirahat untuk bisa buang air kecil. Jangan sampai menahan kencing yang akan berakibat pada infeksi saluran kencing.

Sementara bagi para pemudik yang tetap ingin melakukan ibadah puasa, diusahakan agar perjalanan mudik saat sehabis berbuka.

"Pemudik juga perlu berhati-hati, membeli makanan dan minuman di pinggir jalan mengingat kualitas makanan dan minuman yang belum tentu terjaga dengan baik, karena selalu terpapar dengan panas. Terutama, untuk makanan dan minuman rumahan," ujar dia.

Untuk para pemudik yang akan membawa makanan untuk bekal selama perjalanan usahakan membawa makanan kering.

Jika tetap juga ingin membawa bekal makanan selama perjalanan harus diperhatikan bahwa makanan basah atau nasi dan lauk-pauk yang dibawa tidak dikonsumsi kurang dari enam hingga delapan jam setelah pembuatan.

Ari juga mengingatkan agar pemudik tidak lupa membawa obat-obatan sederhana, antara lain obat anti diare, obat sakit kepala, obat antialergi, obat antimual-muntah khususnya untuk mencegah mabuk perjalanan serta obat sakit maag.

"Jangan lupa membawa obat-obat rutin dikonsumsi untuk penderita penyakit kronis, misal penderita kencing manis, hipertensi, penderita asma, kolesterol tinggi dan asam urat," katanya.

Selain itu, mudik pada malam hari merupakan pilihan yang tepat mengingat suhu udara yang lebih dingin dan perjalanan yang lebih lengang.
 

Sumber: ANTARA


500
komentar (0)