logo rilis

Mau Mudik, Bahaya kalau Naik Bus di Terminal Bayangan
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
09 Juni 2018, 18:57 WIB
Mau Mudik, Bahaya kalau Naik Bus di Terminal Bayangan
Calon penumpang menunggu di Ruang Tunggu Terminal Purabaya, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (17/5/2018). FOTO: RILIS.ID/Budi Prasetyo.

RILIS.ID, Jakarta— Para pemudik diimbau untuk tidak berangkat dari terminal bus bayangan atau yang tak resmi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Salah satu terminal bus bayangan yang kerap dipadati pemudik adalah di titik perempatan Pasar Rebo, yang pada Sabtu (9/6/2018) masih dipadati para pemudik.

"Itu sebetulnya tidak boleh. dinas perhubungan sudah menertibkan terminal-terminal bayangan di DKI Jakarta, karena itu dilarang dan tidak dijamin keselamatannya," kata Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan Emiral August di Jakarta.

Emiral mengatakan, jika naik dan berangkat dari terminal bayangan, penumpang tentu tidak bisa memastikan keamanan kendaraan begitu pula kesehatan pengemudi.

"Bus harus langsung ke terminal, tidak boleh berhenti di sana (terminal bayangan). Penumpang harus naik dan berangkat dari terminal resmi," katanya.

DKI Jakarta memiliki empat terminal utama dan lima terminal bantuan yang bisa digunakan pemudik yang akan pulang ke kampung halaman untuk merayakan Lebaran.

"Pasar Rebo tidak termasuk, dia hanya terminal bayangan. Kami imbau, tidak boleh naik dari situ. Terminal bayangan akan ditertibkan, mobilnya bisa dikandangin," pungkasnya.

Terminal Kampung Rambutan terus mengalami peningkatan jumlah pemudik yang berangkat melalui terminal tersebut.

Terminal itu melayani pemudik yang akan pulang ke wilayah Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur dan sejumlah kawasan di Sumatera.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)