logo rilis
Mastercard Gandeng Facebook Bantu Usaha Kecil
Kontributor
Intan Nirmala Sari
20 Maret 2018, 18:02 WIB
Mastercard Gandeng Facebook Bantu Usaha Kecil
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Mastercard umumkan akan menggunakan Facebook Messenger sebagai platform teknologi bagi usaha skala kecil dan menengah (UKM) di Afrika dan Asia. Ini akan memungkinkan mereka menerima pembayaran elektronik dan mobile dengan tarif lebih terjangkau. Akses terhadap pembayaran digital dapat membantu para pemilik usaha untuk memperluas jangkauan bisnis mereka ke pasar-pasar yang baru, serta membuka akses terhadap layanan dan produk keuangan, pada akhirnya akan dapat meningkatkan taraf hidup mereka.

Layanan Messenger ini akan diluncurkan di Nigeria, di mana Mastercard akan merintis bot Masterpass QR baru, guna membantu para pemilik usaha bergerak melampaui transaksi tunai dan menerima pembayaran dengan sistem QR. Pelaksanaan program ini akan didukung oleh Ecobank dan Zenith Bank. Program perdana di Nigeria ini merupakan awal dari rencana yang lebih besar dari kedua perusahaan, dalam mendorong lebih banyak pelaku usaha untuk terhubung dengan ekonomi digital.

Menurut sebuah riset yang dilakukan The Fletcher School dan Mastercard Center for Inclusive Growth, 98 persen dari total US$301 miliar (atau sekitar Rp4,1 triliun) dana yang mengalir (funds flow) dari konsumen ke para pelaku usaha di Nigeria masih berbasis uang tunai.

“Setiap pemilik usaha senantiasa mencari cara untuk meningkatkan penjualan dan menarik pelanggan baru ke toko mereka. Dengan menawarkan pembayaran digital berbasis sistem QR, para pengecer kecil dapat mencapai tujuan tersebut dan meningkatkan loyalitas konsumen dengan cara memanfaatkan ponsel yang sudah mereka miliki,” kata Executive Vice PresidentDigital Channels and Regions, Mastercard Jorn Lambert dalam pernyataan resmi, Selasa (20/3/2018).

“Masterpass QR membuka saluran perdagangan baru bagi merchant-merchant ini dan memungkinkan mereka untuk membuat laporan transaksi yang dapat diaudit. Kemajuan ini juga membuka pintu bagi alat dan produk keuangan lainnya, seperti pinjaman, untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang lebih tinggi,” tambahnya.

Untuk memulainya, para pelaku usaha dapat mengirimkan permintaan kepada bot (program komputer) untuk mengaktifkan pembayaran dengan sistem QR, menerima persetujuan dari pihak bank, membuat akun rekening dan mulai menerima pembayaran digital secara cepat, mudah dan aman. Setelah proses pembuatan akun selesai, pemilik usaha dapat mencetak dan menampilkan kode QR di toko atau menyimpan kode tersebut di ponsel mereka. Pelanggan, kemudian dapat membayar dengan memindai kode tersebut melalui ponsel mereka atau memasukkan ID merchant yang terhubung dengan kode QR ke dalam fitur ponsel mereka.

Brand dan para pengembang di seluruh dunia kini mulai menggunakan aplikasi pengiriman pesan agar dapat terhubung dengan 1,3 miliar orang yang menggunakan Messenger setiap bulannya,” ujar Director of Payments and Financial Services Partnerships Facebook, Kahina Van Dyke.

“Kami sangat gembira melihat Mastercard tengah mengembangkan sebuah layanan melalui platform Messenger yang dapat membantu para merchant berskala kecil menggunakan aplikasi pengiriman pesan dalam mengelola usaha mereka serta terhubung dengan para pelanggan,” ungkapnya.

Diluncurkan pada 2016, Masterpass QR memungkinkan setiap orang dengan berbagai tipe ponsel dapat menerima dan melakukan transaksi yang aman, tanpa menggunakan uang tunai maupun kartu plastik. Masterpass QR menghadirkan pilihan pembayaran yang lebih baik dan melengkapi investasi Mastercard di bidang pembayaran contactless, guna menyediakan sebuah cara yang lebih cepat, aman dan terjangkau untuk menerima pembayaran bagi seluruh merchant, mulai dari para merchant yang memiliki jaringan internasional, hingga pelaku usaha perorangan sampai dengan para pedagang kaki lima.


500
komentar (0)