Home » Peristiwa » Nasional

Masinton: KPK Lakukan Pembangkangan Konstitusi

print this page Selasa, 14/11/2017 | 19:38

Pimpinan KPK saat rapat dengan Komisi III DPR. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Anggota Komisi III DPR RI Masinton Pasaribu membantah anggapan masyarakat bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah lembaga yang hebat. Menurutnya, hingga kini tak ada kasus besar diselesaikan lembaga antirasuah itu.

"Kalau dikatakan KPK ini hebat, nggak ada itu hebat-hebatnya, mana perkara kasus korupsi yang besar diungkap, saya berkesimpulan ada tirani yang ada dalam KPK, mengabaikan seluruh perundang-undangan itu kan tirani, Pak," kata Masinton dalam diksusi dengan tema 'Pansus Angket Apa Lagi?' di Media Center, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Politisi PDIP itu mengatakan, KPK sekarang sudah menampilkan diri sebagai lembaga paling benar, sehingga tidak mau diawasi oleh parlemen.

KPK, sambungnya, sudah tidak percaya pada sistem yang dibangun atas kesepakatan bersama. Dalih yang sering digunakan KPK, ialah menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap keabsahan Pansus Hak Angket.

Padahal, angket merupakan hak konstitusional yang dimiliki oleh DPR. Atas hal itu, KPK telah melakukan pembangkangan konstitusi.

"Maka kalau di lihat KPK sekarang tidak datang ke DPR, itu pembangkangan insitutisi," tegasnya.

Menurut anggota Pansus terhadap KPK itu, kalau lembaga antirasuah telah berbuat demikian, maka wajar saja kalau ada juga orang yang tidak mau patuh datang kalau dipanggil KPK.

Hanya saja, Masinton enggan menjelaskan lebih lanjut siapa yang dimaksud orang yang tidak patuh terhadap lembaga antirasuah itu.

"Jadi kalau ada orang yang diundang untuk datang terkait masalah korupsi dirinya mangkir ya itu wajar-wajar saja, toh KPK juga tidak mau datang ke DPR," pungkasnya.

Penulis Tio Pirnando
Editor Yayat R Cipasang

Tags:

kpkmasinton pasaribupansus angket kpk

loading...