logo rilis

Masih Bermasalah, DPP Golkar Minta Pelantikan DPD Sijunjung Ditunda
Kontributor
Kurnia Syahdan
11 Mei 2018, 12:18 WIB
Masih Bermasalah, DPP Golkar Minta Pelantikan DPD Sijunjung Ditunda
Ketua Bidang Organisasi dan Daerah DPP Partai Golkar, Taufik Hidayat. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Masih bermasalahnya kepengurusan di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Sijunjung, Sumatera Barat, membuat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai tersebut meminta agar pelantikan ditunda.

"Saya sudah mendengar informasi tentang pelantikan pengurus Golkar Sijunjung. Sesuai hasil kebijakan DPP Partai Golkar bahwa DPD I Partai Golkar Sumbar diminta untuk menundanya,” kata Ketua Bidang Organisasi dan Daerah DPP Partai Golkar, Taufik Hidayat di Jakarta, Jumat (11/5/2018).

Menurut Taufik, meskipun telah melalui proses Musyawarah Daerah (Musda) ulang, namun, DPP menilai pelantikan DPD Golkar Sijunjung tersebut bermasalah dan harus diselesaikan terlebih dahulu.

"sudah mengingatkan Ketua DPD I Partai Golkar Sumbar, Hendra Irawan Rahim untuk menunda pelantikan," katanya.

Untuk menyelesaikan masalah, kata dia, pengurus DPD Sumbar dan DPD Sijunjung akan segera dipanggil ke Jakarta. 

Keduanya akan diminta menjelaskan persoalan tersebut. 

"Dalam waktu dekat akan kami panggil ke Jakarta. Setelah pemanggilan itu, nanti baru akan ada kebijakan,” terangnya.

Taufik menjelaskan, pengurus DPD I harus sesuai koridor dalam mengambil keputusan. 

Jika masih tetap kukuh melakukan pelantikan, DPP tidak segan untuk memberikan sanksi. 

DPP juga tidak akan pernah mengakui pelantikan tersebut.

"Untuk itu diminta agar ditunda. Sebab, DPP fokus menunggu laporan apa yang terjadi, baik dari Sijunjung atau Sumbar. Dan jangan bicara soal pelantikan,” tegasnya.

Ketua Partai Golkar Sumbar, Hendra Irwan Rahim berjanji akan menemui Ketua Bidang Oraganisasi dan Daerah DPP Partai Golkar Taufik Hidayat, Jumat (11/5/2018).

Sementara itu, Ketua Partai Golkar Sijunjung, Arrival Boy mengaku, persoalan tersebut sudah diserahkan kepada DPP Partai Golkar. 

"Pihaknya akan menunggu hasil keputusan nanti," katanya.
 


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)