logo rilis
Mapolsek Bayah Diamuk Massa, Kabarnya Karena Tabrak Lari
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
12 Mei 2018, 18:33 WIB
Mapolsek Bayah Diamuk Massa, Kabarnya Karena Tabrak Lari
Ilustrasi pengawalan polisi. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILIS.ID, — Sekelompok warga yang diduga nelayan di Kecamatan Bayah, Lebak, Banten menyerang kantor Mapolsek Bayah. Akibatnya, sejumlah fasilitas, termasuk kendaraan patroli, mengalami kerusakan.

Berdasarkan data yang dihimpun, aksi anarkis ini dikarenakan para massa tidak terima lantaran seorang temannya ditangkap pihak kepolisian, karena tuduhan mencuri bibit lobster.

Namun, Kapolda Banten, Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo, mengatakan belum tahu secara rinci alasan warga melakukan penyerangan tersebut. Namun, ia mengakui, ada laporan terkait penangkapan pelaku pencurian bibit lobster.

"Lalu, ada perlawanan, sehingga mengakibatkan massa marah dan menyerang kantor Polsek," kata dia seperti dilansir okezone, Sabtu (12/5/2018).

Namun, Herdi, seorang nelayan Bayah mengaku, aksi ini dikarenakan dua nelayan ditabrak saat penangkapan penampung bibit lobster oleh kendaraan yang diduga milik anggota kepolisian setempat.

"Kami saat itu sedang berjalan, namun tiba-tiba ditabrak dari belakang oleh mobil Toyota warna hitam, diduga milik petugas polisi," kata Herdi, yang juga jadi korban penabrakan itu.

Herdi menjelaskan, setelah menabrak mereka melarikan kendaraanya dengan kecepatan tinggi, sehingga dikejar massa.

Kemudian, ratusan massa yang merupakan nelayan dari Kecamatan Bayah, Binuangeun dan Cisolok mendatangi Mapolsek Bayah yang menangkap penampung benur lobster.

"Saat melakukan penangkan petugas menggunakan mobil Toyota jenis Avanza disertai senjata laras panjang dan pistol," katanya.

Kedatangan ratusan nelayan ke Mapolsek Bayah tersebut tersulut emosi dan terjadi pembakaran mobil patroli dan empat unit sepeda motor. Selain itu juga massa melakukan perusakan fasilitas lainnya, katanya.

Sementara itu, Camat Bayah Kabupaten Lebak, Suyanto menyampaikan, para nelayan agar damai dan tidak melakukan perusakan fasilitas Mapolsek Bayah. Tapi, ia tidak begitu mengetahui persis penangkapan bos benur lobster itu.

"Kami mendamaikan agar persoalan itu bisa ditangani dengan kepala dingin dan jangan melakukan kekerasan," katanya.

Sumber: ANTARA


500
komentar (0)