logo rilis
Mantan Simpatisan OPM Serahkan Senjata Api pada Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411
Kontributor
Elvi R
26 Februari 2020, 12:00 WIB
Mantan Simpatisan OPM Serahkan Senjata Api pada Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Mantan simpatisan kelompok TPN/OPM berinisial YK (54) warga Kampung Toray, Distrik Sota, Kabupaten Merauke menyerah senjata api (senpi) jenis CIS dan dua butir amunisi kaliber 22 kepada Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/PDW Kostrad di Pos Toray.

Hal ini disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/PDW Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya melalui Pendam XVII/Cenderawasih, di Jayapura, Rabu (26/2/2020).

Dalam keterangannya, usai acara KKR yang dilaksanakan oleh Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad di Kampung Sipias pada (15/01/2020), warga Kampung Toray berinisial YK (54) menyampaikan pada anak angkatnya yakni Praka Andri E Ginting (anggota Pos Toray) bahwa dia memiliki senjata api yang disimpannya di hutan.

Berdasarkan informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Danpos Toray. Dan memberikan perintah kepada personelnya untuk lebih giat lagi dalam melaksanakan kegiatan teritorial dan merebut hati rakyat, khususnya kepada warga yang memiliki senjata.

"Tepatnya pada Sabtu (22/2/2020) pukul 23.00 WIT telah datang ke Pos Toray warga Kampung Toray bernisial YK (54) yang secara sukarela menyerahkan satu pucuk senpi jenis CIS dan 2 butir amunisi kaliber 22 dan diterima secara langsung oleh Danpos Toray Letda Inf Wesly Baslius Tanaem," katanya.

YK mengaku merupakan mantan simpatisan TPN/OPM, sedangkan senpi tersebut adalah pemberian dari saudaranya berinisial APG (60) warga Kampung Toray, yang telah meninggal dunia.

"Saat penyerahan senjata yang bersangkutan mengatakan, bahwa kedekatan anggota Pos Toray dengan warga Kampung Toray terkhusus dirinya, sangat berbeda dengan Satgas-satgas sebelumnya, sehingga membuatnya simpati dan berkeinginan menyerahkan senjata api tersebut," katanya.

Senjata api jenis CIS dan 2 butir amunisi kaliber 22 telah dilaporkan dan akan segera diserahkan ke Kolaksops Korem 174/ATW.

Secara terpisah, Wakapendam XVII Cenderawasih Letkol Inf Dax mengatakan, penyerahan senpi oleh warga kepada prajurit TNI merupakan bagian dari pendekatan yang baik.

"Tentunya kami imbau agar warga yang masih memiliki senjata api secara ilegal, harus menyerahkan kepada aparat keamanan, karena jika memiliki atau menguasai bisa kena hukuman sebagai undang-undang yang berlaku," katanya.

Sumber: ANTARA




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID