logo rilis
Mantan Presiden Korsel Ditahan atas Tuduhan Penggelapan Dana
Kontributor
Syahrain F.
23 Maret 2018, 21:17 WIB
Mantan Presiden Korsel Ditahan atas Tuduhan Penggelapan Dana
Mantan Presiden Korsel Lee Myung-bak hendak meninggalkan Kantor Kejaksaan Pusat Seoul usai diinvestigasi penyidik, pada 15 Maret lalu. FOTO: Associated Press/Ahn Young-joon

RILIS.ID, Seoul— Mantan Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak ditahan pada Kamis (22/3/2018) dini hari, setelah pengadilan Seoul menyetujui surat perintah penangkapannya.

Dia diduga melanggar hukum dengan tuduhan penggelapan dana, penggelapan pajak, hingga penyuapan.

Lee, yang berusia 76 tahun, juga berpotensi dijerat dengan puluhan tuduhan terkait kemenangannya dalam pemilihan presiden tahun 2007 dan tahun-tahun berikutnya selama dia menjabat.

Lee yang juga merupakan eks CEO Hyundai Engineering and Construction diduga menggelapkan dana sekitar 35 miliar won (US$32,6 juta) dan menerima uang suap lebih dari 11 miliar won (US$10,2 juta) dari badan intelijen.

Menurut kantor berita Yonhap, Pengadilan Distrik Pusat Seoul menyetujui surat perintah penangkapan sekitar pukul 11.00 waktu setempat (1400 GMT). 

Lee adalah mantan presiden keempat yang ditahan karena tersangkut korupsi. Dia ditahan bersamaan dengan mantan presiden Park Geun-hye.

Sama halnya dengan Park, Lee bisa dijatuhi hukuman penjara selama puluhan tahun jika terbukti bersalah.

Lee telah membantah sebagian besar tuduhan atasnya selama interogasi pada pekan lalu. Dia juga telah merilis pernyataan resmi lewat Facebook, yang menyatakan bahwa dia merasa bersalah.

Sumber: Anadolu Agency


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)