logo rilis

Mantan Napi Teroris Ungkap Proses Rekrutmen Anggota
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
17 Mei 2018, 15:02 WIB
Mantan Napi Teroris Ungkap Proses Rekrutmen Anggota
Eks Bomber Bali, Ali Fauzi Manzi. FOTO: Teraju.

RILIS.ID, Jakarta— Mantan narapidana teroris yang menjadi praktisi deradikalisasi, Ali Fauzi Manzi, mengatakan terorisme bukan sebuah produk instan yang lahir dari sebuah keputusan tunggal, melainkan hasil proses panjang.

"Bukan sim salabim. Perlu proses panjang yang perlahan-lahan mendorong seseorang berkomitmen pada aksi kekerasan atas nama Tuhan," kata Ali dalam sebuah diskusi tentang deradikalisasi di Jakarta, Kamis (17/5/2018).

Ali mengibaratkan, terorisme sebagai sebuah penyakit yang sudah berkomplikasi. Terorisme tidak tunggal tetapi saling berkaitan.

Karena itu, penanganan terorisme tidak bisa melalui metode tunggal tetapi harus melibatkan banyak aspek, perspektif dan metodologi.

"Ibarat penyakit yang sudah komplikasi, perlu dokter spesialis dan kampanye pencegahan oleh mereka yang pernah mengalami penyakit ini. Saya salah satunya," kata salah satu pelaku Bom Bali itu.

Ali mengatakan, aksi-aksi teror yang terjadi dalam waktu belakangan, seperti di Surabaya dan Riau, bukan sebuah rekayasa, melainkan dilakukan orang-orang yang mengaku sebagai mujahidin.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)