logo rilis

Mantan Jubir HTI Jadi Penceramah, Begini Sikap Rektorat UGM
Kontributor

18 Mei 2018, 21:37 WIB
Mantan Jubir HTI Jadi Penceramah, Begini Sikap Rektorat UGM
Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. FOTO: simas.kemenag.go.id

RILIS.ID, Yogyakarta— Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mengganti sejumlah nama penceramah pengisi acara Ramadan di Kampus (RDK). Tujuannya, menghindari keresahan.

"Kalau kami diamkan, akan menimbulkan keresahan," ujar Rektor UGM, Panut Mulyono, di Gedung Pusat UGM, Yogyakarta, Jumat (18/5/2018).

Salah satu nama penceramah, adalah mantan Juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Ismail Yusanto. Namanya mencuat, setelah akun Twitter @takviri mengunggah nama-nama penceramah kegiatan RDK UGM.

Meski begitu, Panut tak buka suara soal nama-nama penceramah yang akan diganti. Dia cuma memastikan, penceramah yang berafiliasi dengan organisasi terlarang tak diizinkan dihadirkan di Masjid UGM.

"Jadi, pasti tidak hanya satu (nama penceramah yang akan diganti). Yang berafiliasi ke organisasi terlarang, pasti kami ganti," tegasnya.

Ihwal nama-nama tersebut, Panut mengaku kecolongan. Padahal, pihak rektorat terus berkomunikasi dan rapat dengan pengelola masjid serta Pengurus Jamaah Shalahuddin UGM, seperti penjaringan penceramah.

"Tapi, saya dan Pak Wakil Rektor tidak tahu detailnya. Sehingga, keluar nama-nama seperti yang beredar di situ," jelasnya.

Terpisah, Ketua Jamaah Shalahuddin UGM, Kiki Dwi Setiabudi, menerangkan, daftar nama-nama penceramah yang beredar belum resmi. Namun, tak menampik adanya Ismail Yusanto.

Adapun alasan panitia, mengundang Ismail bukan sebagai juru bicara HTI. Melainkan, sesuai konteks kepakarannya sebagai insinyur.

"Beliau adalah salah satu Ketua RDK. Kita undang sebagai keilmuan, karena sekali lagi tolong dicek riset kami, bahwa RDK hari ini itu membawa (tema) kepemimpinan keilmuan. Jadi, kami hadirkan tokoh-tokoh keilmuan. Beliau itu insinyur," tutupnya.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)