Home » Peristiwa » Nasional

Mangkir dari KPK, Doli: Setya Novanto Pergi ke NTT

print this page Senin, 13/11/2017 | 10:04

Ketua DPR RI Setya Novanto. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Gerakan Muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan, Ketua DPR RI, Setya Novanto (SN) diduga pergi ke Nusa Tenggara Timur atas saran kuasa hukumnya, Frederich Yunadi.

"Seperti informasi yang saya dapatkan, SN hari ini akan mangkir lagi. Kabarnya  dia kabur ke NTT, memenuhi saran dari kuasa hukumnya yang memang meminta dia untuk tidak memenuhi panggilan KPK," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (13/11/2017).

Di mata Doli, SN sama sekali tidak menghormati Indonesia sebagai negara hukum, serta tidak peduli lagi tentang etika berbangsa dan bernegara.

"Dia sudah menganggap dirinya kuat, bisa mengatur institusi penegak hukum lainnya untuk bersama dia berhadapan dengan KPK. Bahkan pernyataan Presiden yang menolak secara tegas upaya kriminalisasi pimpinan KPK pun tak dihiraukannya,” pungkas Doli.

Sebelumnya, Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyampaikan, Setya Novanto tak dapat memenuhi pemanggilan penyidik, Senin (13/11).

Hal ini diketahui dari surat yang diterima KPK dari pihak Novanto. Menurutnya Pria yang juga Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) itu tak mau mendatangi gedung antirasuah untuk diperiksa sebagai saksi sebab KPK tak mengantongi izin Presiden RI Joko Widodo.

"Iya benar. Pagi ini KPK menerima surat terkait dengan ketidakhadiran Setya Novanto sebagai saksi untuk tersangka ASS. Alasan yang digunakan adalah terkait izin presiden," tutur Febri kepada rilis.id di Jakarta, Senin (13/11).

Penulis Zul Sikumbang
Editor Sukarjito

Tags:

KPKsetya novantokorupsi e-KTP

loading...