logo rilis
‘Malu-malu Kucing’ Ala Demokrat Dukung Jokowi Menurut Pengamat
Kontributor
Nailin In Saroh
16 April 2018, 15:27 WIB
‘Malu-malu Kucing’ Ala Demokrat Dukung Jokowi Menurut Pengamat
Ilustrasi Partai Demokrat. RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Partai Demokrat diprediksi akan mengusung nama Chairul Tanjung alias CT, menjadi cawapres untuk mendampingi Joko Widodo di Pilpres 2019. Figurnya dinilai lebih terbuka daripada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta Adi Prayitno, memandang, meski berencana mengajukan nama cawapres, nyatanya hingga kini partai yang diketuai Susilo Bambang Yudhoyono ini urung jua mendeklarasikan diri sebagai pendukung Jokowi.

"Ya repot memang Demokrat ini. Jadi kelihatan manuvernya kalau dia ingin merapat ke Jokowi tapi disaat bersamaan masih sok jual mahal. Mau merapat tapi seakan-akan enggak mau mendekat," ujar  Adi saat dihubungi rilis.id di Jakarta, Senin (16/4/2018).

Partai Demokrat, menurut Adi, seolah ingin tetap menjadi partai tengah. Namun di lain sisi, ingin juga mendapat posisi di pemerintahan.

Apalagi, Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, sempat membantah pihaknya mendukung Jokowi pada Pilpres 2019 nanti.

"Statemen sekjen nya kan seakan tidak mau merapat ke Jokowi. Tapi bersamaan manuver politik Demokrat dengan AHY datang ke istana itu kan cukup nyata mereka ingin menjadi bagian kekuasan," bebernya.

Adi pun menyebut Demokrat 'malu-malu kucing’. Menurutnya, bermain dua kaki merupakan ciri politik SBY dari dahulu.

"Disaat ingin menjaga kewibawaan partai, disatu sisi menjulurkan tangan untuk bisa menjabat Jokowi. Selalu main dua kaki, enggak mau padahal mau. Malu-malu kucing lah," terangnya.

"Politik SBY dari dulu begitu. Ada udang dibalik batu. Tapu keinginannya untuk dapat kekuasaan dibungkus apik seakan-akan tidak mau. Tapi manuver dan gesture nya tidak bisa dipungkiri kalau mereka berhasrat," tambah Adi menandaskan.

Editor: Taufiqurrohman


komentar (0)