logo rilis
Malaysia, Tertarik Belajar Kelapa di Indonesia
Kontributor
Elvi R
29 Agustus 2019, 09:30 WIB
Malaysia, Tertarik Belajar Kelapa di Indonesia
FOTO: Humas Balitbangtan

RILIS.ID, Jakarta— Dalam kesempatan makan malam The 55th Session and Ministerial Meeting ICC, Malaysia mengundang Delegasi Indonesia untuk melakukan Pertemuan Bilateral.

Di pertemuan yang berlangsung cukup intensif Tim Malaysia yang dikenalkan oleh Syafaruddin Bin Tambi sebagai Juru Bicara, menyatakannya ketertarikannya pada Indonesia yang tetap dapat mempertahankan menjadi produsen kelapa kedua di dunia setelah India. 

Antonius Yudi Triantoro, sebagai Ketua Tim menyampaikan bahwa hal tersebut dimungkinkan karena secara luasan areal kelapa di Indonesia masih yang terluas, ungkapnya.

Diskusi intensif selama satu jam ini dimanfaatkan Malaysia untuk mencari tahu bagaimana Indonesia mempertahankan komoditas kelapa disamping juga kelapa sawit. Jelfina C. Allouw yang baru saja terpilih sebagai Direktur Eksekutif ICC, mengungkapkan bahwa Pemerintah memberikan banyak dukungan diantaranya Program BUN500, program ini memberikan benih kelapa secara gratis kepada petani selain juga membangun perbenihan modern Di setiap provinsi.

"Belum lagi Pemerintah juga memberikan tax allowance dan penyederhanaan perijinan untuk para investor," jelas Yudi menambahkan.

Dukungan teknologi untuk varietas juga boleh dikatakan lengkap dengan adanya bank gen kelapa dunia di Sulawesi Utara dan Balai Penelitian Tanaman Palma (Balitpalma) di Sulawesi Utara.

Kesamaan Indonesia dengan Malaysia menurut Megat, Tim Malaysia merupakan salah satu alasan untuk Malaysia dapat kembali angkat produk kelapa. Indonesia mengundang Malaysia untuk berkunjung ke Balitpalma dalam koridor kerja sama hal ini dimungkinkan, jelas Jelfina diakhir Pertemuan Bilateral Indonesia - Malaysia.

Sumber: Balitbangtan




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID