logo rilis

Malam Ampunan, Dosa Ini Tak Diampuni di Nisfu Syakban
Kontributor
Ning Triasih
30 April 2018, 13:58 WIB
Malam Ampunan, Dosa Ini Tak Diampuni di Nisfu Syakban
ILUSTRASI: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Nisfu Syakban adalah malam yang penuh kemuliaan dan penuh ampunan. Dalam hadis disebutkan, Allah SWT akan mengampuni dosa-dosa orang yang berdoa di malam itu.

Nisfu Syakban atau pertengahan bulan Syakban dalam tahun Hijriah jatuh pada Senin (30/4/2018) malam ini. Syakban adalah bulan kedelapan dalam urutan kalender Qamariyah.

Meski Nisfu Syaban adalah malam penuh ampunan, tapi tak semua dosa bisa dimaafkan begitu saja di malam tersebut. Terlebih bagi mereka yang tak melakukan amalan ibadah apa pun di Nisfu Syakban. Seperti dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa dosa yang tak diampuni di malam Nisfu Syakban:

Musyrik dan Munafik

Dalam hadis yang diriwayatkan Imam At-Thabrani dan Ibnu Hibban dari Mu'adz bin Jabal disebutkan yang artinya, "Allah memandang semua makhluk-Nya pada malam Nisfu Syakban kemudian mengampuni dosa mereka kecuali dosa musyrik dan kemunafikan yang menyebabkan perpecahan."

Musyrik yakni menyekutukan Allah atau menyembah berhala. Dosa ini sampai kapan pun tak akan diampuni sebelum mereka mengakui jika tiada Tuhan selain Allah.

Durhaka dan zina

Menurut Sayyid Muhammad, dosa-dosa yang tergolong dosa besar tak akan diampuni Allah pada malam-malam pengampunan dosa, termasuk Nisfu Syakban. Ini disebutan dalam hadis shahih riwayat Bukhari, Tirmidzi dan An-Nasa'i dari Ibnu Mas'ud.

Hadis tersebut menyebutkan yang artinya, "Abdullah bin Mas'ud bertanya, 'Wahai Rasulullah, dosa apakah yang paling berat?' Kemudian Rasulullah menjawab, 'menjadikan suatu hal sebagai persamaan dari Allah yang telah menciptakanmu (syirik).' Kemudian Abdullah berkata, 'Apalagi wahai Rasulullah?' Rasul menjawab, 'Membunuh orang tuamu karena engkau takut dia makan bersamamu.' Abdullah bertanya lagi, 'Kemudian apa pagi wahai Rasul?' dan dijawab Rasul, 'Kamu berzina dengan istri tetanggamu'."

Dari hadis tersebut, bisa dipahami bahwa selain Syirik dan munafik, dosa besar besar yang sulit diampuni adalah 'membunuh orang tua' yang bisa diartikan sebagai durhaka. 

Namun, dosa-dosa tersebut sebenarnya bisa diampuni asalkan bertobat dengan sungguh-sungguh dan sebenar-benarnya (tobat nasuha).
 


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)