logo rilis
Maju di Pilpres, Ini yang Patut Diperhatikan Rizieq Shihab
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
30 Mei 2018, 13:59 WIB
Maju di Pilpres, Ini yang Patut Diperhatikan Rizieq Shihab
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Direktur Eksekutif Developing Countries Studies Center (DCSC), Zaenal A Budiyono, menilai, sah-sah saja bila Rakornas Persaudaraan Alumni 212 merekomendasikan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab sebagai salah satu capres 2019 nanti.

Namun, kata dia, Habib Rizieq memiliki tantangan yang berat lantaran tidak memiliki partai politik dan logistik yang kuat.

"Secara statistik, sulit untuk memprediksi parpol mana yang akan menyokongnya. Belum lagi dukungan logistik, tentu ini tidak murah," kata Zaenal kepada rilis.id, Rabu (30/5/2018).

Meski begitu, ujar Dosen FISIP Universitas Al Azhar Indonesia tersebut, segala kemungkinan selalu ada dalam politik. Pasalnya, lanjut dia, politik adalah seni dalam memainkan segala kemungkinan.

"Semua kemungkinan bisa terjadi. Pada 2017 lalu tidak ada yang mengira Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) kalah, nyatanya hasil pilgub berkata lain," ujarnya.

Dia menjelaskan, demokrasi memberikan ruang kepada siapa pun untuk mencalonkan setiap orang dalam setiap kontestasi, termasuk pilpres. Sehingga, imbuhnya, adalah wajar bila PA 212 selaku kelompok masyarakat merekomendasikan sejumlah nama untuk menjadi capres, termasuk Habib Rizieq.

"Namun itu baru dalam demokrasi etik. Sementara kalau masuk ke dalam demokrasi elektoral, di sini tantangannya, karena untuk menjadi presiden tidak hanya harus memiliki syarat-syarat leadership dan filosofis, melainkan juga harus memenuhi syarat statistik dan logistik," paparnya.

Editor: Sukma Alam


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)