Home » Peristiwa » Nasional

Mahfud MD Ungkap Pilihan Politik KAHMI di Depan Presiden Jokowi

print this page Sabtu, 18/11/2017 | 01:04

Mahfud MD. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Koordinator Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Mahfud MD mengungkapkan pilihan politik organisasi itu di Depan Presiden Joko Widodo. KAHMI, kata mantan Ketua MK itu, memilih bersikap independen, dan netral.

Dalam pembukaan Munas Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) ke-10 di Medan, Sumatera Utara, Jumat (17/11/2017), Mahfud MD mengatakan, KAHMI, dan HMI adalah 'anak kandung' yang lahir dari rahim bangsa Indonesia.

Karena itu, ucapnya, KAHMI maupun HMI tidak akan mengambil sikap politik partisan, melainkan politik yang mengedepankan kepentingan lebih besar yang berkaitan kepentingan bangsa.

Apalagi, menurut Mahfud, anggota KAHMI dan HMI berasal dari multietnis, multiperguruan tinggi, mulitiide, dan berbagai pelosok Tanah Air.

Selain itu, anggota KAHMI juga tersebar di berbagai partai politik, sehingga tidak memungkinkan untuk menunjukkan sikap atau dukungan pada kelompok tertentu saja.

KAHMI tidak berpolitik, tidak ke mana-mana, Tapi KAHMI ada di mana-mana. Ada di PAN, Golkar, PPP, PKS, di PDIP juga banyak," tuturnya.

Konsekuensi dari sikap itu, tutur Mahfud, KAHMI menganut, dan mengalami demokrasi yang sangat terbuka, termasuk kemungkinan adanya perbedaan pendapat.

Namun, ujarnya, perbedaan pendapat itu bukan masalah bagi KAHMI, karena semuanya ditujukan untuk kepentingan dan kemajuan bangsa Indonesia.

KAHMI tidak berpolitik, KAHMI tidak berafiliasi dengan kekuatan politik mana pun. KAHMI hanya berkoalisi dengan tujuan negara," ujarnya.

Meski bersikap netral, dan independen, tetapi Mahfud MD menegaskan, KAHMI selalu mendukung kebijakan negara.

Editor Eroby JF
Sumber ANTARA

Tags:

KAHMIMahfud MDPolitik KAHMIPresidium KAHMIMunas KAHMI