logo rilis
Luruskan Islamofobia, Ulama Bosnia Serukan Muslim Tak Inferior
Kontributor
Syahrain F.
02 Mei 2018, 22:15 WIB
Luruskan Islamofobia, Ulama Bosnia Serukan Muslim Tak Inferior
Dr Mustafa Ceric (kedua dari kiri) serta tokoh Muslim mancanegara mengegelar konferensi pers soal konsep wasathiyah di Hotel Novotel, Bogor, hari ini (2/5/2018).

RILIS.ID, Bogor— Mantan Grand Mufti Bosnia Dr Mustafa Ceric berupaya meluruskan mengenai ancaman Islamofobia yang ramai digaungkan kelompok anti-Islam. 

"Islamofobia sesungguhnya menyerang umat Islam itu sendiri. Mengembuskan ketakutan ke tengah Muslim adalah tujuan dari Islamofobia," ujar Dr Mustafa kepada wartawan, di Bogor, hari ini (2/5/2018).

Di hadapan para jurnalis dia berpesan, media seharusnya ikut berperan meluruskan kekeliruan soal Islam di tengah masyarakat.

"Muslim tidak memulai Perang Dunia I, II, Holocaust, dan tidak pula memulai perlombaan senjata nuklir. Jika melihat itu, Muslim tak memilki beban sejarah," jelas Presiden Kongres Bosnia Dunia itu.

Lebih lanjut dia mendorong agar umat Islam tak perlu bersikap inferior dengan peradaban lain yang justru terbebani masa silam yang penuh dengan tragedi kemanusiaan.

"Islam itu sendiri adalah kedamaian. Kata Islam pun dapat dimaknakan sebagai 'damai'. Tidak ada nama agama yang namanya memiliki makna tersebut. Jadi bagaimana 'damai' digeser menjadi terorisme?" ujarnya.

100 ulama dan 50 cendekiawan Muslim dari seluruh dunia berkumpul di Hotel Novotel Bogor, dari 1-3 Mei, untuk membahas konsep wasathiyyah di dalam Islam.

Acara tersebut dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo dan diagendakan ditutup Wapres Jusuf Kalla.

 

 


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)