logo rilis
Lucu! Begini Pengakuan Mereka yang Mudik Pilih Naik Motor
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
12 Juni 2018, 15:05 WIB
Lucu! Begini Pengakuan Mereka yang Mudik Pilih Naik Motor
ILUSTRAS: RILIS.ID/Dendi Supratman,

RILIS.ID, Indramayu— Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumad,i mengajak dialog puluhan pemudik yang menggunakan sepeda motor di tempat peristirahatan Jembatan Timbang, Losarang, Indramayu, Jawa Barat.

"Sekalipun pemerintah mengimbau mudik tidak menggunakan sepeda motor, tapi tetap ada fasilitas untuk pengendara sepeda motor," kata Menhub Budi Karya di depan puluhan pemudik sepeda motor pada Selasa (12/6/2016).

Ikut dalam dialog itu Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi dan Dirut PT Jasa Raharja, Budi Rahardjo.

Di jembatan timbang truk yang disulap menjadi tempat istirahat pemudik sepeda motor itu, pemudik bisa istirahat tidur sambil menikmati mi instan dan minuman dingin gratis. 

Fasilitas gratis lain yang disediakan adalah wifi dan kursi pijat otomatis. Dalam dialog tersebut, sejumlah pesepeda motor mengaku puas dengan layanan yang diberikan pemerintah.

Budi Karya tetap mengimbau kepada pemudik sepeda motor untuk tahun depan sebaiknya tidak lagi menggunakan kendaraan roda dua itu untuk mudik, tapi gunakan fasilitas gratis bus, truk dan kereta api yang disediakan pemerintah.

"Kita akan terus imbau agar pemudik tidak gunakan sepeda motor untuk jarak jauh. Manfaatkan fasilitas gratis pemerintah," kata Menhub di depan puluhan pesepeda motor.

Salah seorang pemudik sepeda motor, Supriyadi, dalam dialog dengan Menhub mengatakan dirinya tidak tahu ada program mudik gratis gunakan truk dan kereta api mengangkut sepeda motor.

Dia yang akan mudik ke Sumpiuh, Jawa Tengah, mengaku sudah tiga tahun mudik pakai sepeda motor. "Jalannya makin bagus, sekalipun banyak yang bergelombang karena tambalan aspal," kata dia.

Nanik, pemudik ke Tegal, mengatakan dirinya memang lebih suka mudik gunakan sepeda motor karena dinilai lebih praktis.

Dia mengaku, tahu ada program mudik graris, tapi enggan manfaatkan karena terlalu banyak syarat. "Saya kalau pakai bus dan kereta malah mabok, tapi kalau naik motor tidak. Jadi saya lebih senang naik mitor," kata dia.

Sumber: ANTARA


500
komentar (0)