logo rilis
LSM Desak ASEAN Komitmen Lindungi Buruh Migran
Kontributor
Syahrain F.
28 April 2018, 22:17 WIB
LSM Desak ASEAN Komitmen Lindungi Buruh Migran
Credit: YouTube/DurianAsian

RILIS.ID, Singapura— LSM perburuhan Migrant CARE mendesak pemerintah Indonesia dan ASEAN mengeluarkan peraturan yang melindungi buruh migran sesuai kesepakatan di antara negara-negara di Asia Tenggara.

Migrant CARE meminta Presiden Jokowi dan pemimpin negara lainnya untuk menindaklanjuti Konsensus ASEAN dalam Perlindungan dan Promosi Hak Buruh Migran agar manfaatnya dapat benar-benar dirasakan.

“Ini sebagai bentuk apresiasi ASEAN terhadap kontribusi signifikan buruh migran di kawasan yang telah memberi daya tahan ekonomi,” kata Wahyu Susilo, Direktur Eksekutif Migrant CARE, dalam siaran pers-nya, dari Singapura, Sabtu (28/4/2018).

Migrant CARE juga mendesak Presiden Jokowi menggelar pertemuan bilateral dengan negara-negara penerima buruh migran Indonesia di ASEAN (Malaysia, Singapore dan Brunei Darussalam) untuk memperbarui komitmen perlindungan buruh migran.

LSM tersebut meminta komitmen negara-negara dalam skema perjanjian bilateral yang dinaungi Konsensus ASEAN dalam Perlindungan dan Promosi Hak Buruh Migran, Konvensi ASEAN dalam Memerangi Perdagangan Manusia (khususnya anak dan perempuan) serta instrumen-instrumen HAM internasional lainnya yang relevan.

Menurut laporan terbaru Bank Dunia “Migration and Remittances, Recent Developments and Outlook” yang terbit 23 April 2018, kawasan ASEAN menyumbang US$140 miliar, sebagai remitansi terbesar di dunia.

Oleh karena itu, kata Wahyu, ASEAN harus mengembangkan inovasi-inovasi kebijakan untuk memudahkan buruh migran mendapatkan pekerjaan dan upah yang layak, terjamin perlindungannya serta dekat dengan akses keadilan.

Selama ini, kata dia, kelompok buruh migran (terutama mereka yang berada di sektor pekerja rumah tangga, perkebunan, konstruksi dan kelautan) berada dalam kondisi yang rentan serta jauh dari akses keadilan. 

Sumber: Anadolu Agency


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)