logo rilis

Lodewijk: Pendidikan Partai Golkar 2019 Ingin Ciptakan SDM Unggul
Kontributor
Zulyahmin
01 Desember 2019, 15:57 WIB
Lodewijk: Pendidikan Partai Golkar 2019 Ingin Ciptakan SDM Unggul
Sekjen DPP Partai Golkar, Lodewijk F Paulus. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Partai Golkar berupaya mendorong kebijakan yang mempercepat terciptanya SDM Unggul. Untuk itu, partai berlambang pohon beringin tersebut menggelar kegiatan pendidikan politik 2019, tentang pembangunan nasional sebagai pengejewantahan ideologi Pancasila.

Acara tersebut diselenggarakan di Merlynn Park Hotel, Jl Hasyim Asy’ari, Jakarta Pusat pada 28 dan 30 November 2019. 

“Untuk membangun SDM unggul di bidang politik, setiap partai politik punya kewajiban melakukan pendidikan politik secara inovatif. Sebab tidak ada partai politik yang kuat tanpa kader-kader yang handal,” kata Sekjen DPP Partai Golkar, Lodewijk Freidrich Paulus dalam keterangan tertulisnya, Minggu (1/12/2019).

Lodewijk menjelaskan, acara pendidikan politik bertujuan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) kader dan masyarakat untuk melek terhadap politik serta proses pengamblilan kebijakan.

“Kader kita didik untuk tahu aspirasi masyarakat, sedangkan masyarakat kita berikan wawasan bagaimana proses-proses pengambilan kebijakan diambil secara politik. Keduanya harus klop dan paham,” ujar dia.

Dia mengungkapkan, berkat SDM yang kuat dan mampu bersaing secara kompetitif, Golkar berhasil keluar sebagai partai pemenang kedua di Pemilu 2019. Demikian juga di parlemen, Golkar meraih kursi Ketua MPR dan Wakil Ketua DPR.

Adapun untuk di Kabinet Indonesia Maju Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Golkar menempatkan empat kader terbaiknya sebagai menteri.

“Perlu diketahui untuk pertama kalinya pasca-reformasi, Partai Golkar berhasil menempatkan empat orang kader terbaiknya dalam pemerintahan. Ini sebuah pencapaian yang patut kita berikan apresiasi,” kata dia. 

Dalam acara itu, hadir juga Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Mendagri Tito Karnavian, Ketua BPK Agung Firman Sampurna, Mantan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudi Latif dan Wakil Menkeu Suahasil Nazara.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID