logo rilis
Litbang Kementan Serahkan Peta Sumberdaya Lahan Sumsel
Kontributor
Elvi R
29 Maret 2018, 19:36 WIB
Litbang Kementan Serahkan Peta Sumberdaya Lahan Sumsel
Peta Sumberdaya Lahan. FOTO: Humas Balitbangtang

RILIS.ID, Palembang— Sebanyak 17 kabupaten di Sumatera Selatan menerima Peta Sumberdaya Lahan yang dihasilkan Badan Litbang Pertanian. "Ini sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat di bidang pertanian dan sumberdaya lahan untuk kabupaten di Sumsel," kata Kabid PE Balai Besar Litbang  Sumberdaya Lahan Pertanian, Mas Teddy Sutriadi. 

Menurut Teddy, Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian menyadari infrastruktur data peta tanah dan kesesuaian lahan pada skala operasional 1:50.000 menjadi dasar penting untuk perencanaan pengembangan dan pengelolaan lahan pertanian di daerah. 

Data sumberdaya lahan yang dihasilkan litbang hingga 2017 kemudian diserahkan langsung kepada pemerintah daerah untuk menjadi dasar perencanaan pengembangan wilayah.

Pada 2017 Litbang Kementan melalui Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP) telah menyelesaikan pemetaan skala detil (1:50.000) untuk seluruh kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan. BBSDLP merupakan unit kerja Badan Litbang Pertanian yang fokus menangani penelitian sumberdaya lahan pertanian berkomitmen menyediakan data dan advokasi ke setiap pemerintah kabupaten dan kota.

Di Sumsel sosialisasi peta tanah dan peta kesesuaian lahan dilaksanakan di kantor Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Sumatera Selatan (28/3/18) kemarin.  

“Peta ini sangat bermanfaat dan penting bagi seluruh UPT dinas pertanian/peternakan di kabupaten dan kota untuk mendukung perencanaan kebijakan dan tupoksi termasuk Pelaksanaan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLP2B),” ungkap Kepala Dinas Pertanian TPH Sumatera Selatan, Erwin Noorwibowo, S.TP. 

Selain penyerahan peta-peta dan buku sumberdaya lahan, juga diserahkan Perangkat Uji Tanah yang merupakan produk unggulan hasil penelitian BBSDLP. Perangkat uji ini dapat digunakan sebagai dasar untuk penentuan rekomendasi pemupukan spesifik lokasi dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi pemupukan dan produksi tanaman. 

Para peneliti BBSDLP juga melatih tata cara membaca peta tanah, peta kesesuaian lahan, dan rekomendasi pengelolaan lahan dengan narasumber Dr. Erna Suryani dan Ir. Anny Mulyani.  "Peserta dilatih membaca data yang disajikan agar data-data sumberdaya lahan ini menjadi tepat guna," kata Erna.  

Diskusi interaktif antara perwakilan dinas kabupaten dan kota yang hadir dengan tim peneliti secara langsung dimanfaatkan untuk berbagi pengalaman di lapangan.

Kegiatan ini mendapat sambutan yang baik dari perwakilan yang hadir. Mereka berharap data-data sumberdaya lahan tersebut dapat diimplementasikan dan bermanfaat dalam pembangunan pertanian daerah. Peserta juga menjadi bagian penting untuk perbaikan penyajian, isi dan ketersediaan dan kelengkapan informasi yang dihasilkan.

Sumber: (NK/Balitbangtan)


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)