logo rilis

Limbah Padat CPO Cemari Laut, Nelayan Bengkulu Resah 
Kontributor
Kurnia Syahdan
12 April 2018, 17:25 WIB
Limbah Padat CPO Cemari Laut, Nelayan Bengkulu Resah 
Ilustrasi limbah kelapa sawit. FOTO: Instagram

RILIS.ID, Bengkulu— Nelayan di Pantai Indah Mukomuko Kelurahan Koto Jaya, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, resah karena limbah padat yang diduga berasal dari pabrik pengolahan minyak mentah kelapa sawit atau CPO, mencemari air laut dan memenuhi alat tangkap ikan milik nelayan tersebut sejak sebulan terakhir.

"Jumlah limbah yang ada di perairan laut di wilayah ini semakin banyak, sehingga alat tangkap dipenuhi limbah tersebut," kata Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Mukomuko, Rahmad Hidayat, saat dihubungi dari Mukomuko, Kamis (12/4/2018).

Ia mengatakan, hal itu terungkap saat melakukan pemeriksaan sejumlah alat tangkap ikan yang dipenuhi limbah, yang diduga berasal dari pabrik CPO di daerah itu.

DKP Mukomuko, melakukan pemeriksaan alat tangkap ikan milik nelayan di wilayah itu bersama dengan Wakil Ketua I DPRD Mukomuko Ery Zulhayat dan pejabat Dinas Lingkungan Hidup setempat.

Akibat limbah yang memenuhi alat tangkap ikan ini, kata Rahmad, membuat nelayan setempat minim hasil tangkapan. Sekitar 20 perahu motor tempel minim hasil tangkap dari laut.

Bahkan, katanya, sejumlah nelayan setempat hampir saja membuang alat tangkap lore yang dipenuhi limbah, karena nelayan kesulitan mengangkatnya.

"Alat tangkap nelayan itu berat oleh limbah tersebut sehingga nelayan hampir saja membuang alat tangkapnya," ujarnya.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Mukomuko, Ery Zulhayat, meminta pemerintah daerah setempat membentuk tim gabungan yang terdiri dari DKP dan DLH untuk menanggulangi masalah ini.

Selain itu, katanya, tim ini bertugas menyelidiki jenis limbah yang mencemari air laut di daerah itu dan melakukan investigasi untuk mengetahui asal limbah tersebut.
 

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)